Sabtu, 10 Mei 2014

AKIBAT DAN BAHAYA TINDIK LIDAH



Bahaya tindik lidah

Penulis: ilai
Minggu, 21 April 2013 20:18:32
Bahaya tindik lidah
KategoriSehat

4
Tren melubangi bagian tubuh atau tindik (piercing) sudah banyak diadopsi oleh sebagian masyarakat. Mulai telinga, hidung, bibir, hingga bagian tubuh lainnya. Bagian dalam mulut juga tak lepas dari gaya melubangi tubuh ini. Lidah sering dijadikan sebagai bagian tubuh yang ditindik.

Sekilas, tindik lidah ini memunculkan gaya tersendiri. Tapi ada bahaya yang mengintai bila melakukan hal ini. Selain lidah, gigi bisa terancam bahaya.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Periodontology menemukan bahwa tindik lidah dengan logam berbentuk barbel bisa meningkatkan resesi gusi dan gigi keropos. Para peneliti dari Loma Linda University School of Teeth dan Ohio State University College of Dentistry memeriksa serta mengamati 52 orang dewasa muda dengan lidah ditindik. Mereka menemukan resesi gusi sebanyak 35 persen pada mereka yang ditindik selama empat tahun atau lebih. Terutama pada barbel yang bentuknya panjang. Semakin panjang barbel, semakin banyak daerah yang bisa dijangkau barbel itu, sehingga bisa merusak jaringan gusi di dalam mulut.

"Gerakan lidah yang menggerakkan barbel bisa merusak gusi. Barbel panjang lebih merusak ketimbang barbel pendek," kata Dr Dimitris Tatakis, Profesor Periodontology di Ohio State University College of Dentistry dan timnya. Seiring dengan waktu kerusakan ini dapat menyebabkan gusi surut yang bisa mengakibatkan kerusakan gigi atau komplikasi mulut. Selain itu, gigi pada 47 persen orang dewasa muda yang mengenakan tindik barbel selama empat tahun atau lebih akan retak.

Para peneliti percaya bahwa pengeroposan gigi merupakan hasil dari kebiasaan menggigit barbel. Karena sering menggigit barbel, gigi menjadi keropos, sehingga gigi lebih pendek daripada gigi yang tidak dipakai untuk menggigit barbel. Gigi pendek ini disebut gigi sumbing.

Hal ini diperparah oleh kebiasaan merokok atau mengonsumsi obat-obatan. "Mulut tindikan dan merokok yang dikombinasikan dapat menyebabkan mulut penuh masalah," kata Dr Kenneth Bueltmann, President of the American Academy of Periodontology. Jaringan tulang pendukung gigi lebih mudah susut dan menimbulkan infeksi serius yang disebut penyakit periodontal. Penyakit periodontal adalah infeksi bakteri serius yang merusak gusi dan tulang pendukung gigi.

"Saya sangat menyarankan, berkonsultasilah dengan dokter gigi sebelum melubangi lidah," kata Bueltmann. Selain penyakit periodontal, tindik lidah dapat menyebabkan komplikasi lain, seperti pembengkakan lida, kesulitan dalam mengunyah, menelan, dan berbicara, peningkatan aliran air liur, jaringan lokal berlebih, serta hipersensitivitas terhadap logam.

Bahaya Tindik Lidah

1. Gigi depan rusak

Mereka yang memilih tindik lidah barbel berakhir dengan gigi depan yang keropos, retak, hingga patah. Gigi depan juga bisa aus karena tergesek oleh logam di atas gigi.

2. Gusi rusak

Tindik lidah barbel yang bergesekan dengan jaringan gusi dapat merusak gusi gigi sensitif, sehingga perlu dioperasi.

3. Tindik tertelan

Barbel tindik biasanya bisa dibuka atau ditutup. Barbel ini ada kemungkinan bisa tertelan atau terjebak dalam paru-paru Anda.

4. Infeksi dan kematian

Pembuluh darah utama menghubungkan lidah dengan otak dan bagian tubuh lain. Rusaknya pembuluh darah tersebut bisa menyebabkan infeksi yang dapat menyebar ke organ vital tubuh, seperti otak, yang dalam kasus yang berat bahkan dapat membunuh seseorang.

5. Menguras darah dan merusak saraf

Lidah memiliki pembuluh darah besar. Jika dilubangi dan mengenai pembuluh darah, darah akan mengucur banyak. Kerusakan setiap saraf lidah akan berarti kerusakan tidak dapat diperbaiki dan membuat lidah tak berfungsi.

6. Sakit

Tindik lidah juga berkaitan dengan kasus nyeri saraf parah jangka panjang.

7. Hepatitis atau HIV

Peralatan tindik yang tidak melalui sterilisasi dengan benar dapat menularkan infeksi HIV kepada orang yang ditindik. Karena itu, perlu ditekankan prosedur tindik harus dilakukan di klinik terpercaya.





XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX


http://artikelkesehatanwanita.com/penyakit-yang-timbul-akibat-tindik-lidah.html

Penyakit Yang Timbul Akibat Tindik Lidah

Zaman sudah modern bukan hanya motor ataupun mobil yang di modifikasi. Bagian-bagian tubuhpun di modifikasi sedekian rupa, tanpa memikirkan efek dan mengabaikan rasa sakit. Selain tato modifikasi tubuh yang extrim adalah tindik lidah (Piercing lidah). Ini dilakukan dengan cara menembus bagian tengah lidah dengan jarum. Dengan tujuan untuk tren fesyen, seni dan lain-lain. Namun tindik lidah memiliki banyak efek samping diantaranya dalam minggu pertama kemungkinan akan terjadi pembengkakan , ukuranya dua kali dari ukuran normal, ini di akibatkan dari penindikan itu sendiri. Selain rasa sakit lantaran tusukan jarum akibat tindik, ada beberapa penyakit serius yang mengancam .

Penyakit yang timbul akibat tindik lidah:

  1. Kerusakan syaraf,  lidah yang menyebabkan kelemahan dan kelumpuhan sehingga menghilangkan sensasi  rasa pada lidah itu sendiri.
  2. Perdarahan, akibat tindik lidah kemungkinan besar bisa mengakibatkan perdarahan yang berkepanjangan sehingga kehilangan darah cukup signifikan.
  3. Penyakit dalam, jantung, paru-paru yang disebabkan dari aliran darah yang telah terkontaminasi dengan bakteri.
  4. Infeksi, luka bekas tindik bisa menyebabkan konsekuensi yang serius, keracunan darah bahkan sampai mengakibatkan kematian akibat syok.
Cara perawatan untuk tindik lidah yaitu dengan berkumur memakai obat kumur. Jauhakan rokok, bersihkan mulut sesering mungkin, Minum es untuk mengurangi pembengkakan pada lidah. Apabila keluhan berlanjut disarankan untuk pergi ke dokter guna pemeriksaan lebih lanjut. Yang lebih parah meskipun penindikan ini telah benar-benar sembuh ada efek negative yanga akan terjadi. Perhiasan yang di pakai pada lidah yang di tindik akan menimbulkan gesekan pada gigi sehingga terjadi resesi gusi dan terjadi kerusakan pada tulang rahang.




XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
http://klikdokter.com/healthnewstopics/read/2013/10/29/15031844/18-risiko-tindik-lidah


18 Risiko Tindik Lidah

Oleh: drg. Arni Maharani
KLIKDOKTER.COM - Alasan untuk tampil beda, mencari jati diri, gaya hidup dan fashion menjadi alasan kebanyakan orang melakukan tindik. Menindik bagian tubuh tertentu merupakan hal yang sudah dikenal sejak berabad-abad lalu. Dari budaya di Mesir kuno,  ritual suku Aztec sampai suku Asmat di Papua melakukan tindik tubuh untuk tujuan dan alasan tertentu. Pada zaman modern seperti sekarang ini bagian tubuh yang sering ditindik adalah telinga, alis, hidung, lidah, bibir,puting payudara, dan area genital. Bahaya dari menindik disembarang tempat berisiko akan terjadinya infeksi kronis, alergi, perdarahan, abses, tetanushepatitis Bhepattitis C, HIV, cacat kulit permanen.
American Academy of Dermatologi (ADD) menekankan bahwa tindik hanya boleh dilakukan pada cuping telinga, begitu pula American Dental  Association (ADA) yang menentang tindik pada area mulut dan lidah, hal ini disebabkan berbagai macam komplikasi dan infeksi yang dapat ditimbulkan. Infeksi yang rentan terjadi dikarenakan rongga mulut merupakan bagian tubuh yang kotor. Tindik pada lidah merupakan pemakaian material logam berbentuk barbel yang ditanamkan tembus dari bagian atas lidah sampai bawah, dan kurang lebih 1/3 dari ujung lidah. Bahannya terbuat dari stainless steel, perak, gold-plated, surgical stainless steel dan bahan plastik berwarna.
Telah diterima berbagai laporan kasus yang dialami oleh orang yang melakukan tindik lidah yaitu berupa komplikasi berupa:
  1. Gigi patah,
  2. Penurunan gusi,
  3. Karang atau kalkulus dibarbel,
  4. Luka pada area mulut,
  5. Lidah terbelah,
  6. Penyakit ludwig’s angina,
  7. Infeksi bakteri, 
  8. Abses cerebral,
  9. Aypotensive collapse,
  10. Infeksi virus HIV,
  11. Hepatitis B dan C,
  12. Kerusakan syaraf lidah,
  13. Herpes simpleks,
  14. Penyakit Eipsten Barr,
  15. Obstruksi pernapasan akibat pembengkakan,
  16. Hipersensitif,
  17. Pembentukan jaringan parut,
  18. Parestesi.
Mengingat banyaknya akibat dari tindik yang tidak sesuai pada tempatnya, maka Anda harus lebih bijaksana dalam melakukan tindik pada tubuh. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](AM)
Artikel Terkait:



XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX



http://health.okezone.com/read/2012/11/20/486/720724/untung-rugi-piercing-lidah-bagi-kesehatan




OKEHEALTH | DETAIL HEALTH & FIT

Untung-Rugi Piercing Lidah bagi Kesehatan

Ina Naulanifa - Okezone
SELASA, 20 NOVEMBER 2012 17:17 wib
detail berita
Tindik lidah (Foto: Her Piercing)
MODIFIKASI tubuh bukanlah hype zaman baru. Meskipun banyak orang berpikir seni tubuh atau modifikasi tubuh adalah ciptaan peradaban Barat, seni tubuh telah ada sejak awal manusia dan memiliki pemain peranan utama dalam semua budaya Timur dan lainnya.

Orang-orang melihat modifikasi tubuh dari perspektif yang berbeda. Orangtua melihatnya sebagai bentuk pemberontakan, agama melihatnya sebagai penghancuran tubuh dan tindakan dosa. Sementara beberapa orang menganggap modifikasi tubuh menjadi tanda ketidaksesuaian, orang lain justru melihat modifikasi tubuh sebagai tren.

Salah satu modifikasi tubuh yang sedang populer saat ini adalah seni menindik lidah (piercinglidah). Dalam tindik lidah modern biasanya lubang yang menembus bagian tengah lidah dengan jarum.

Kebanyakan orang menindik lidah mereka dengan mengatasnamakan seni, tren dan fesyen. Tindikan di lidah juga dapat digunakan untuk menunjukkan ketangguhan si pemakai, karena ia tidak takut untuk mendapatkan perhiasan tubuh meskipun faktanya penindikan dilakukan tanpa obat bius.

Namun, tindikan di lidah memiliki banyak efek samping dalam beberapa minggu pertama setelah penindikan. Adanya cedera pada lidah akan mendorong pembengkakan hingga dua kali ukuran normal.

Selain rasa sakit lantaran ditusukkannya jarum melalui lidah, cedera itu sendiri dapat menyebabkan rasa sakit hingga lidah benar-benar sembuh sekira enam sampai delapan pekan kemudian. Sedangkan kerusakan saraf pada lidah menyebabkan kelemahan, kelumpuhan dan hilangnya sensasi lidah dalam merasakan sesuatu.

Piercing juga dapat menyebabkan perdarahan berkepanjangan dan kehilangan darah yang signifikan. Luka dapat terinfeksi yang dapat menyebabkan konsekuensi serius, termasuk keracunan darah dan kematian akibat syok septik, demikian seperti yang dilansir Steadyhealth.

Perawatan luka untuk tindik lidah adalah dengan memberi obat setelah setiap minum makan, beberapa kali sehari. Hidrogen peroksida dan solusi obat kumur yang mengandung alkohol tinggi dapat menyebabkan nyeri yang signifikan.

Mengunyah atau mengisap es dapat membantu pembengkakan. Pembengkakan normal lidah selama proses penyembuhan dapat Anda sulit bicara dan sulit menelan.

Parahnya, meski penindikan benar-benar sembuh masih ada beberapa efek negatif. Perhiasan dapat menyebabkan kerusakan gigi, khususnya jika pemakainya bermain dengan hasil tindikan dan menggosokkan antara gigi. Terjadinya resesi gusi dan kerusakan pada tulang rahang bahkan telah dilaporkan.





XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX


http://health.detik.com/read/2012/02/26/135209/1851771/763/1/efek-yang-muncul-pada-tindikan-di-lidah-puting-pusar--kelamin


Efek yang Muncul Pada Tindikan di Lidah, Puting, Pusar & Kelamin

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Minggu, 26/02/2012 13:52 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Tak hanya di telinga, menindik badan sudah menjadi hal yang umum saat ini. Meskipun menindik badan relatif aman, tindakan ini sebenarnya dapat menyebabkan komplikasi kesehatan. Berikut efek tindikan di beberapa bagian tubuh yang sering muncul.

Komplikasi bervariasi tergantung pada bagian badan yang ditindik, bahan yang digunakan, pengalaman praktisi yang menindik, kebersihan alat dan perawatan setelah ditindik.

Dalam salah satu penelitian mengenai tindik badan, para peneliti dari Northwestern University menemukan bahwa sekitar 20 persen dari tindikan menyebabkan infeksi.

Infeksi merupakan komplikasi yang paling umum, diikuti oleh alergi, perdarahan, jaringan parut dan gangguan saat menjalani prosedur medis, seperti ronsen dan USG.

"Karena tindikan semakin populer, para petugas perawatan kesehatan harus makin akrab dengan cara melepas perhiasan dalam situasi darurat, serta memahami komplikasi dan risiko kesehatannya," kata peneliti, Jaimee Holbrook, MD, pakar dermatologi di Northwestern University seperti dilansir Los Angeles Times, Minggu (26/2/2012).

Beberapa gangguan yang dialami berdasarkan tempat tindikan adalah:

1. Tindikan di bagian mulut atau lidah dapat menyebabkan kesulitan berbicara dan makan, pengeluaran air liur yang berlebihan dan gangguan pada gigi.
Tindikan di mulut dan hidung dapat tersedot bahkan masuk ke dalam badan sehingga membutuhkan operasi untuk mengambil tindikan




Efek yang Muncul Pada Tindikan di Lidah, Puting, Pusar & Kelamin

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Minggu, 26/02/2012 13:52 WIB
Halaman 2 dari 2
2. Tindikan di puting dapat merobek kulit. Gangguan galaktorea atau air susu yang mengalir tiba-tiba dari payudara juga dapat disebabkan oleh menindik puting.

Wanita yang sedang hamil atau menyusui dan memiliki tindik atau ingin ditindik sebaiknya menyadari komplikasi langka yang dapat mempengaruhi dirinya sendiri atau anaknya.

3. Tindik pusar, menindik bagian tubuh ini sangat memungkinkan terjadinya infeksi karena iritasi dari pakaian ketat yang digunakan. Hal ini karena kulit pusar merupakan bagian yang sangat sensitif.

3. Tindikan di kelamin dapat menyebabkan kemandulan karena infeksi, mengahalangi jalannya air seni, hingga menyebabkan jaringan parut.
Pada pria, priapism atau rasa sakit ketika ereksi bisa terjadi akibat tindikan di kelamin.

4. Tindik alis, menindik bagian tubuh ini sangat berisiko jika tidak dilakukan ditempat yang tepat. Tindik harus dilakukan pada sudut 40 derajat dari sudut luar mata. Jika tempatnya tidak tepat maka berisiko mengalami kerusakan saraf, karena daerah tersebut mengandung 3 saraf supra orbital besar.

5. Tindik telinga bagian atas, menindik bagian telinga tersebut lebih berbahaya karena terdapat tulang rawan disepanjang tepi telinga. Jika terjadi infeksi di bagian tulang rawan tersebut akan lebih sulit untuk diobati dan bisa memicu kecacatan pada telinga.

Banyak penelitian yang menyimpulkan bahwa tindik badan bisa dijadikan sebagai penanda perilaku yang berbahaya, gejala gangguan psikologis dan ciri kepribadian anti sosial.

Untuk menghindari komplikasi, pencegahan adalah kuncinya. Orang yang ingin badannya ditindik sebaiknya mempertimbangkan riwayat medisnya dengan lengkap untuk mengetahui kondisi yang dapat menyebabkan komplikasi. Selain itu, memilih penindik badan yang memenuhi syarat juga perlu untuk meminimalkan risiko.

Dr Holbrook menyarankan bagi orang yang mau ditindik untuk mempertimbangkan sembilan hal sebagai berikut.
1. Infeksi: Apakah pernah memiliki infeksi sebelumnya?
2. Masalah kesehatan: Apakah pernah mengalami asma, gatal-gatal atau reaksi alergi yang parah?
3. Gaya hidup: Apakah sering mencopot tindik ketika bekerja atau olahraga?
4. Masalah penyembuhan: Apakah memiliki kecenderungan mengalami perbesaran organ atau luka yang tumbuh menjadi kulit baru?
5. Anatomi: Apakah bagian tubuh yang ingin ditindik sudah tepat?
6. Profesional: Apakah penindik telah cukup terlatih?
7. Riwayat kesehatan: Apakah penindik memeriksa riwayat medis dengan lengkap, termasuk riwayat alergi, penyakit sistemik, terutama penyakit jantung, diabetes mellitus atau kondisi lain yang rentan terhadap infeksi?
8. Bahan yang tepat: Apakah penindik menggunakan bahan yang sesuai, seperti perhiasan bebas nikel, untuk meminimalkan risiko alergi dan infeksi?
9. Petunjuk perawatan: Apakah mendapat petunjuk perawatan setelah ditindik? Untuk tindikan di lidah, jangan minum aspirin selama tujuh hari dan obat anti radang non-steroid setidaknya satu hari sebelum prosedur menindik dan tujuh hari setelah tindikan. Aspirin dan obat anti radang non steroid dapat meningkatkan perdarahan.




XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

http://trendtalking.com/2013/05/22/efek-samping-dari-tindikan/



Efek Samping dari Tindikan

Efek Samping dari Tindikan

TrendTalking.com - Piercing atau tindik bukanlah hal yang asing lagi untuk saat ini. Banyak orang yang melakukan piercing ini sebagai hobi atau untuk mengekspresikan diri. Tidak hanya tindikan di telinga, menindik berbagai anggota tubuh sudah menjadi hal yang umum. Meskipun menindik badan relatif aman, tindakan ini sebenarnya dapat menyebabkan komplikasi kesehatan bagi orang yang melakukannya.
Komplikasi yang terjadi bervariasi, tergantung pada bagian badan yang ditindik, bahan yang digunakan, pengalaman praktisi yang menindik, serta kebersihan alat, dan perawatan setelah ditindik. Infeksi merupakan komplikasi yang paling umum. Biasanya infeksi selalu diikuti oleh alergi, perdarahan, jaringan parut, dan gangguan saat menjalani prosedur medis, seperti saat ronsen dan USG.
Secara umum piercing atau tindik dapat menimbulkan kerusakan saraf pada daerah yang ditindik, kontaminasi karena alat-alat yang tidak steril, alergi, infeksi, dan keloid (bekas tindikan yang akan muncul ketika tindikannya dilepaskan). Berbeda daerah tubuh yang ditindik maka berbeda pula efek yang ditimbulkannya. Berikut ini pemaparan tentang efek yang ditimbulkan berdasarkan tempat atau bagian tubuh yang ditindik:
1. Tindikan di bagian mulut atau lidah. Banyak orang yang memilih menindik di lidah. Namun, dipastikan sebagian besar dari kita tidak tahu efek samping yang akan dialami. Menggunakan tindikan di lidah, membuat kita memiliki kebiasaan menggigit-gigit, baik disengaja ataupun tidak. Hal tersebut akan menyebabkan kerusakan pada gigi kita. Tindikan di lidah juga akan mengakibatkan kerusakan pada gusi. Selain itu, tindikan di lidah menyebabkan kesulitan berbicara dan makan, pengeluaran air liur yang berlebihan, bahkan tindikan di mulut dan hidung dapat tersedot masuk ke dalam badan sehingga membutuhkan operasi untuk mengambil tindikan.
2. Tindikan di pusar. Menindik bagian tubuh yang satu ini sangat memungkinkan untuk terjadinya infeksi karena iritasi dari pakaian ketat yang digunakan. Hal ini karena kulit pusar yang ditindik tertekan oleh pakaian ketat yang kita gunakan yang akhirnya menimbulkan infeksi karena kulit pusar merupakan bagian yang sangat sensitif. 
3. Tindikan di puting. Bagi sebagian wanita, memiliki tindikan di puting payudara merupakan suatu hal yang seksi. Tapi hal ini dapat merobek kulit. Gangguan galaktorea atau air susu yang mengalir tiba-tiba dari payudara juga dapat disebabkan oleh menindik puting. Wanita yang sedang hamil atau menyusui dan memiliki tindik atau ingin ditindik sebaiknya menyadari komplikasi langka yang dapat mempengaruhi dirinya sendiri atau anaknya.
4. Tindikan di alis. Menindik bagian tubuh ini sangat berisiko jika tidak dilakukan dengan prosedur yang tepat. Tindikan di alis ini harus dilakukan pada sudut 40 derajat dari sudut luar mata. Jika tempatnya tidak tepat maka berisiko mengalami kerusakan saraf mata, karena daerah tersebut mengandung tiga saraf supra orbital besar.
5. Tindik telinga bagian atas. Menindik bagian atas telinga ternyata lebih berbahaya. Apa sebabnya? hal itu disebabkan karena terdapat tulang rawan di sepanjang tepi telinga. Jika terjadi infeksi di bagian tulang rawan tersebut akan lebih sulit untuk diobati dan bisa memicu kecacatan pada telinga kita.
6. Tindikan di alat kelamin. Tindikan pada bagian ini memang terdengar kurang familiar di telinga kita. Namun, memang ada orang yang melakukannya. Menindik alat kelamin ternyata dapat menyebabkan kemandulan karena infeksi, menghalangi jalannya air seni, hingga menyebabkan jaringan parut. Pada pria, priapism atau rasa sakit ketika ereksi bisa terjadi akibat tindikan ini.
Bagi sebagian orang, ditindik mungkin merupakan salah satu kadar gaulnya. Gaul atau up to date memang tidak dilarang bagi siapapun, tapi kalau harus mengorbankan kesehatan kita rasanya tidak fair. Think smart before you do it, guys!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar