VIVAnews - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Sutarman menanggapi aksi intoleransi yang terjadi kediaman pemuka agama, Niko Lomboan di Dusun Pangukan Rt 03 Rw 010, Kecamatan Triadi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Menurut dia, rumah pribadi tidak diperuntukkan dan dialihfungsikan sebagai tempat ibadah, seperti salat Jumat atau kebaktian rutin.
"Itu (rumah milik Niko yang menjadi tempat ibadah) sebenanya sudah tidak boleh digunakan, karena melanggar Tipiring (Tindak Pidana Ringan)," ujar Sutarman, saat ditemui di Gedung Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Rabu 4 Juni 2014.
Sutarman mengatakan, apabila ada rumah pribadi yang dijadikan tempat ibadah segera dilaporkan ke pihak berwenang. Itu dilakukan sebagai langkah antisipasi agar polisi dapat segera mengamankan lokasi, ketika masyarakat hendak beraksi.
Jenderal Bintang Empat itu juga mengimbau agar jajarannya dapat terus berkomunikasi efektif pada petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di daerah-daerah terkait. Bahkan, Sutarman juga menyampaikan pada para pelaku atau kelompok tertentu yang melakukan penyerangan, agar segera di tindak tegas.
Meski demikian, Sutarman mengaku rumah pribadi boleh saja menjadi tempat ibadah, namun sifatnya tidak rutin. Apabila akan diadakan kegiatan rohani rutin, rumah tersebut harus mendapatkan izin dari beberapa pihak tertentu, seperti Pemerintah Daerah.
"Jadi, saya harap masyarakat tidak main hakim sendiri, apabila ada hal seperti ini terjadi. Lapor dulu ke RT atau RW lalu ke Pemda," kata mantan Kapolda Metro Jaya itu.
Diberitakan sebelumnya, pemuka agama Niko Lomboan sedang melangsungkan kebaktian bersama beberapa orang pada Minggu pagi, 1 Juni 2014. Saat itu, warga setempat yang sedang melangsungkan kerja bakti geram mendengar suara tersebut.
Ternyata, tahun lalu, rumah Niko sempat disegel karena tidak memiliki izin untuk menjadi tempat ibadah. Warga pun langsung melempari rumah tersebut dengan batu.
Usai kejadian itu, polisi langsung berjaga-jaga di dekat kediaman Niko. Pengamanan itu pun dilakukan hingga suasana di lingkungan tersebut kembali kondusif.
Namun, hingga saat ini, pengamanan dari Polda sudah ditarik. Saat ini, beberapa petugas dari Polres Sleman tetap berjaga-jaga. (asp)
Kapolri: Rumah Jadi Tempat Ibadah Langgar Pidana
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri.
ddd
Rabu, 4 Juni 2014, 10:23Dwifantya Aquina , Stella Maris
Kapolri Jenderal Sutarman.
Jemaat Beribadah Diserang, Ketua MPR Telepon Kapolda DIY
VIVAnews – Ketua MPR Sidarto Danusubroto mengutuk keras tindakan penganiayaan terhadap umat Katolik yang sedang beribadah di Sleman, DIY, Kamis malam 29 Mei 2014.
“Ini negara Pancasila. Menjalankan ibadah dilindungi dalam Undang-Undang Dasar. Polri harus mengusut tuntas kasus yang merusak kerukunan umat beragama dan kebhinnekaan Indonesia ini,” kata Sidarto kepada VIVAnews, Jumat 30 Mei 2014.
Begitu mendengar tragedi tersebut, Sidarto yang mantan Kapolda Jawa Barat itu langsung menelepon Kapolda DIY Brigjen Pol Haka Astana. Ia meminta pelaku penganiayaan jemaah segera ditangkap.
“Saya telepon Kapolda. Satu pelaku bernama KH sudah ditangkap dan ditahan,” kata Sidarto.
Anggota Komisi I DPR itu menyatakan, Kepolisian bertugas memberi rasa aman bagi seluruh umat dalam menjalankan ibadahnya.
Kecaman juga datang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). “Polisi harus menangkap pelaku penganiayaan dan menindaknya sesuai hukum yang berlaku,” kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di sela-sela acara deklarasi Laskar Santri Nusantara di Bantul, DIY.
Cak Imin menyatakan, PKB dan Nahdlatul Ulama amat menjaga pluralitas, kebhinnekaan, dan kebebasan menjalankan agama.
Kebaktian yang digelar umat Katolik di rumah Direktur Penerbitan Galang Press Julius Felicianus di Kompleks STIE YKPN Sleman DIY dibubarkan oleh sekelompok orang secara brutal. Jemaah yang sedang khusyuk melakukan Doa Rosario diserang dan dianiaya.
Pemilik rumah, Julius mengatakan kepada polisi bahwa dia mengenali salah satu anggota kelompok yang melakukan perusakan dan penganiayaan di rumahnya itu. “Salah satu pelakunya tetangga saya sendiri. Dia mengontrak rumah tepat di depan rumah saya atas nama AB,” ujar dia.
Julius juga menjadi korban. Kepalanya berdarah-darah. “Saat saya bilang saya ini tuan rumah, saya dipukul, diinjak-injak, kepala saya dilempar pot besar. Kelihatannya bahu saya ini patah,” kata dia. (ita)
- Saut Silverius Simbolon · Follow · Top Commenter · Works at PO.SAHABAT TANIini kapolri cocok dipecat
- Antonius Alvin · Follow · Works at PT. Sungai Budi Grupini kalo warga Kristen yg hanya menyanyi dan memuji Penciptanya aja di bilang berisik. gimana tetangga yg pakai TOA? no sara tq
- Juara Monang ParmonangJenderal Sutarman yang terhormat, ini masih belum apa-apa. Orang-orang seperti mereka itu sejak dahulunya sudah terbiasa dianiaya. Legalkan saja warga itu untuk semakin intens mengintimidasi mereka dan bahkan menganiaya mereka secara massif, dan mari kita lihat wahai KAPOLRI, tak akan surut niat mereka untuk menyembah Tuhannya. Akal dan pikiran anda tidak akan sanggup untuk mengerti bahwa mereka akan memaafkan anda dan warga pelaku penyerangan itu.
- Leo Meri · Works at PT. Cakrawala Ujo MandiriLha kapolrinya wawasannya kurang..kl komentar yg penting tidak menyinggung mayoritas..kl minoritas mah di indonesia terima aja...ada yg lindungi kita
- Ari Catur Pamungkas · Universitas Diponegoro18 "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. 19 Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.
- Dreamie Eternelly · Follow · Junior Progaming Hacking at PT. Megaxus Infotech · 1,252 subscribersmslh ini hendaknya jgn melebar kedebat agama..inikan masalh mekanisme ibadah n peribadata..klo memng gk ad ijin(imb) itu jg gk baik dlm arti tanah trsb sengketa dll..tp menyerang orang sedang ibadah itu it jg tidak baik cz ad cara mekanismenya semisal dgn menegur secara musyawarah dll.jd kt mesti obyektif bos,,,,salam damai buat semua..
- Obed Simanjuntak · Follow · Panjang, Lampung, IndonesiaJAdi pejabat bukan untuk jadi batu api.. Jadi kalau ada sholat 5 waktu di rumah apakah itu gak rutin?.. Allah itu tidak ada melarang umatnya untuk berdoa dimanapun.. kok dirumah pribadi dilarang? itu gak masuk akal... yang jelas kerusuhan dan keributan itu dilarang.. bukan berdoa rutin nya yang dilarang..
- Anton Roberto SitungkirLho jd sholat 5 waktu ga bisa dirumah lg ya pak? Pdhl saya RUTIN sholat 5 waktu. Apa bapak sholat 5 waktu nya di masjid trus ya pak? Kok jd aneh pak aturan nya? Aturan drmn ini pak?
- Masa Gulo · Follow · Pranata Laboratorium at Dinas Kesehatan kab. NiselPrihatin dengan sifat intoleransi yang mengaku beragama, mestinya memberantas kejahatan bukan memberantas orang yang belajar untuk kebaikan......
- Heny Juje · Universitas Merdeka MalangNegara ini su mau hancur klo Kapolrix Goblok! pikir ini negarax sndiri? kam triak2 panggil kam pu Apa pke toa itu tra ribut k? bangkrett se! ampuni mrka krn mrka tdk tau apa yg mrka perbuat!
- Widyo Juwono · Top Commenter · Politeknik Negeri SemarangComent seperti ini dengan kapasitas sebagai pimpinan polisi bisa sangat membayakan stabilitas harusnya cukup bilang tindakan kekerasan melanggar hukum titik.
- Jackisfun · DIRUT at Dirut PT. Crot meEmang nggak pernah apa rumahnya dipake buat acara pengajian, ato yasinan, ato sholat rutin? Pikir dong.....
- Alexander Agustinus · BudhiTOLONG DONK KENAPA UNTUK IZIN BIKIN GEREJA SUSAH BENER DI INDONESIA ?? KALAU UNTUK BANGUN MESJID ITU GAMPANG BENER GA PERLU PAKE SURAT INI ..
- Laksita Dewi · Sma negeri 2 san fransiscotrus untuk yang sedang doa rosario kok tidak dikomentari ?
- Handry Liu · Follow · UnsratPeraturan gila, apakah kapolri atheis? hak masyarakat untuk beribadah, kewajiban kapolri untuk melindungi hak masyarakat... paling gila lagi kalo minta izin terus tidak di tanggapi dan berbagai alasan miring lainnya yang dapat merusak dan mempengaruhi iman dari orang yang ingin beribadah.. itu sama saja dengan aturan sepihak yang merugikan masyarakt yang ingin beribadah.. Kapolri tugasnya melindungi bukan membatasi hak masyarakat.
- Rudi Muryanta · Harvard UniversityMengapa Bapak Kapolri yang terhormat malah seolah-olah menggarisbawahi soal tempat ibadah.
Bapak harusnya menggarisbawahi soal tindak kekerasannya. - Dian Saputra · Works at PT Sari HusadaKapolri bloon.....liat data dulu sebelum mengatakan rumah buat ibadah..gereja itu berijin dan terdaftar di depag..cek dulu sebelum komentar...
- Adi Widodo · Follow · Top Commenter · SMA Negeri 1 Wanadaditapi pemberitaan viva sangat bombastis. sangat menrik simpatik terhadap nico. tapi yah ujung2 na nico yang salah. jyan
- Wawan Trendy N Dinamis · Top Commenter · Buruh Administrasi & admin Lab. Komp. ICT EQEP atSDn Terbansari Iowwww gitu toww critanya....
- Sanchez Lastiur Simanjuntak · Sekolah Tinggi Akuntansi NegaraPak, ada loh rutinitas Kristiani yang semacam "pengajian" di muslim tapi karena banyak BANGET orang di Indonesia cuma tau rutinitas Kristiani itu "HANYA" GEREJA di HARI MINGGU jadi salah paham
sedih ya punya petinggi ga ngerti tapi udah ngompor di media ._.
dan buat saya pribadi sih ya, rumah itu HAK PRIBADI orang, emang bakal gandeng banget gitu ya sampai ke tetangga2 ._.
juga buat saya sebenarnya, doa juga adalah bentuk ibadah, apa kita juga ga boleh berdoa di rumah masing-masing?
*wish we can have a leader who is neutral and a wise one" - Damianus Andrey Setiawan · Follow · Medical Student at Asian Medical Students Association Indonesia Chapter UKRIDAberarti pengajian juga ga boleh dong pak? *catet*
- Irwan Kiehok · Universitas AndalasSaya bingung dengan alasan IJIN dari petinggi kita , Berapa banyak rencana pembangunan rumah Ibadah Orang Kristen selalu di PERSULIT dengan berbagai alasan . begitupun Gereja yang sudah punya ijin pun dengan BERBAGAI cara berusaha disingkirkan di daerah tertentu.
- M Ario Sulemans · Top Commenter · Institut Français di IndonesiaKasihan Kapolri ini ....., kalau Kapolri nya aja se-bego ini, apalagi jajaran di bawahnya
- Lanny Herianti Wibowo · Daerah Khusus Ibukota JakartaKapolri GOBLOK. Ibadah di rumah sendiri kog dilarang. Pengajian itu ibadah bukan? Negara aneh, selalu korban yang disalahkan.
- Muhammad Ali ZakiTahlilan di rumah,pengajian dirumah,sholat dirumah,sholawatan dirumah sekarang ga boleh ya pak polisi?
- JN Raff · Engineering at ChevronBAPAK KAPOLRI YANG TERHORMAT, KENAPA UMAT KRISTIANI TERKADANG MEMBUAT KEBAKTIAN DIRUMAH? KARENA KAMI SUSAH MENDAPAT IJIN UNTUK MEMBANGUN GEREJA.LUCU SEORANG JENDRAL BINTANG 4 MEMBERI PERNYATAAN SEPERTI ITU. SEMOGA KAPOLRI BERIKUTNYA LEBIH BIJAK DARI ANDA
- Bobby Rondinelli · Bandung, Indonesia"Kapolri: Rumah Jadi Tempat Ibadah Langgar Pidana" judulnya terlalu luas mas, sy muslim, setiap hal baik yg di lakukan seorang muslim itu ibadah loh mas.
"Ini negara Pancasila. Beribadah dilindungi UUD," kata Sidarto geram.
ddd
Jum'at, 30 Mei 2014, 13:34Anggi Kusumadewi, Daru Waskita (Yogyakarta)













































Tidak ada komentar:
Posting Komentar