Sabtu, 16 Agustus 2014

artikel jurnal anastasya putri sctv




http://jurnalanastasya.wordpress.com/2013/03/12/my-first-event-fast-journo-fun-and-easy-to-be-journalist/
My First Event : FAST JOURNO : Fun and Easy To be Journalist…
Keluar dari rutinitas.. membuatku berpikir ingin membuat sesuatu yang berbeda.. ide-ide itu kemudian berlarian di kepalaku.. satu per satu aku coba untuk pertimbangkan mana yang paling memungkinkan untuk direalisasikan..
Sesuai dengan passion yang aku punya.. mengajar dan dunia broadcast..
Passion mengajar aku dapatkan saat aku ga sengaja menjalani profesi sebagai dosen… hampir 4 tahun berbagi ilmu dengan mahasiswa-mahasiswa.. dengan beragam karakter dan keunikannya masing-masing. Ada kebahagiaan saat proses transfer ilmu itu akhirnya bisa diingat hingga akhirnya bisa diaplikasikan dalam dunia kerja.. “makasih ka putri ilmunya kepake banget di kantor aku skg…” dan aku ikut tersenyum bangga..
Passion di dunia broadcast ??? wah jangan ditanya lagi..udah 9 tahun dunia ini digeluti.. ga ada bosannya… makin hari makin bikin penasaran.. ga pernah ada puasnya..
Dua passion ini kemudian menggiringku pada sebuah ide workshop broadcaster!!! Siapa pesertanya, siapa pelaksananya, siapa donaturnya, bagaimana pelaksanaannya.. dlll..Perlahan aku mulai merencanakan semuanya..
Ga butuh waktu lama..cukup dengan 5 orang aku mulai mengerjakan proyek pertama ini.. mereka adalah mahasiswaku sendiri di kampus..kreatif, cepat bekerja, dan punya inisiatif… Kita sepakat dengan nama The A Team Production .. mirip judul film seri jaman dulu… tapi filosofinya sebenarnya … bisa diterjemahkan dengan Anastasya’s team, dan kesamaan dari 4 orang lainnya adalah mereka mendapat nilai A di kelasnya.. ada Berry, Ady, Windry dan Oki…
Seminggu sekali akhirnya kami rapat.. mendesain acara, konsep, promosi , logo, kaos, dan lain-lain..lika-likunya lumayan seru.. tapi akhirnya kami berhasil menyelesaikan semuanya..

Tibalah di hari H pelaksanaan “Fun and Easy to be Journalist = FAST JOURNO” 16 September 2012..
25 peserta datang dari beragam usia, status social, kampus, sekolah…. Wow.. It’s gonna be cool!! Mereka datang dengan antusias.. bayangkan hari minggu jam 7 pagi.. sudah berada di lokasi acara FAST JOURNO… Kami pun semangat untuk memulai !!!
Bukan sekedar workshop yang duduk-duduk mendengarkan teori… Mereka harus Fun!!! Jalan-jalan dengan fasilitas angkutan umum.. Menyusuri ibukota, melihat geliat minggu pagii di gelora bung karno.. belajar melihat sesuatu yang menarik disekitarnya.. peka dengan lingkungan sekitar.. beretikaa saat bertanya..hingga akhirnya mereka berlagak bak seorang jurnalis sesungguhnya.. cukup dalam satu hari..
Minggu itu.. jadi pengalaman pertama para journo sekaligus kami The A Team…
Tunggu event FAST JOURNO badge 2 tahun 2013 ya..

Be First.. Be Journo !!!
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

My journey in Singapore •March 1, 2010 • 3 Comments
Pengalaman pertama selalu berkesan…Sama seperti ketika aku baru pertama kali menginjakkan kaki di S’pore. Ehmm.. 6 tahun jadi wartawan baru kali ini ke negara yang bisa kita capai hanya dalam waktu 1,5 jam.
Bagi orang berduit Singapura tempat bergengsi menyekolahkan anaknya, pilihan untuk mendapatkan fasilitas kesehatan first class, dan buat para shopaholic Singapura adalah surganya.
Singapura menduduki urutan ke-5 di Asia dalam standar kehidupan termahal , dan urutan ke-14 di dunia. Selain itu Singapura juga dicurigai banyak mendapat untung dari para konglomerat hitam dari Indonesia seperti Sjamsul Nursalim, Bambang Sutrisno, Andrian Kiki Wiryawan, Agus Anwar, dll. Mereka bebas bersembunyi di Singapura, maklum ini karena tidak adanya perjanjian ekstradisi antar kedua negara.
Komplit memang julukan untuk negri singa ini. Dan untuk mereka yang ga biasa hidup tertib, susah tinggal di Singapura. Mereka punya law inforcement yang luar biasa ketat . Jangan main-main dengan peraturan yang terpampang di setiap sudut kota, bisa-bisa kita kena denda 1 juta rupiah.., mulai dari ga boleh ngerokok, makan , minum, meludah, buang sampah, dll. Kalau di Jakarta, banyak peraturan tapi banyak juga pelanggaran.
Budaya jalan kaki, juga jadi sesuatu yang lumrah di S’pore. Makanya untuk kaum laki-laki ehmm.. pasti terkesima sama wanita singapura karena hampir semuanya slimmy and sexy.. mereka bak berlenggak lenggok di cat walk yang bisa kita lihat saat mereka menyeberangi lampu merah..
setelah ditelusuri rupanya seorang pengamat di singapura mencermati ada 3 gaya hidup wanita S’pore :
a. How to be “white”
Survey menunjukkan peningkatan produk dan jasa spa yang menawarkan upaya whitening di negara Asia. Gejala psikologi lainnya adalah pemujaan terhadap produk orang kulit putih. Anything from foreign is the best.
b.How to be slim
Ini nggak cuma problem cewek. Semua orang. Beberapa waktu lalu The Straits Times koran berbahasa Inggris di S’pore membuat headline tentang perbedaan Body Mass Index BMI orang Asia dengan Caucasian. Jadi kalo jalan di Orchard Rd cobalah anda
hitung berapa orang yang menurut anda overweight. Mungkin hanya 2 hingga 5 orang saja. Tapi jika anda di negara Inggris, angka ini bisa jadi sekitar 10 hingga 15.
c. How to be rich
Sepertinya ini memang konsekuensi kapitalism. Tercatat Singapore adalah negara terkaya kedua seAsia setelah Jepang. Dengan GDP $24,389 Singapore . Ketika The Straits Times memuat
artikel, tentang jumlah orang Singapore yang mempunyai $1 million. Mau tahu skalanya. Lihatlah dari berapa mobil mewah yang seliweran di jalanan.
Soal makanan, di singapura sangat eksotic.. karena lidah dan mata sama-sama terpuaskan. Banyak pilihan rasa dan tempat yang tidak ala kadarnya.
Bisnis properti di Singapura juga maju pesat. Ternyata Warga negara Indonesia (WNI) merupakan pembeli kedua terbesar kondominium di Singapura sepanjang tahun 2009. Kenapa? Setidaknya ada beberapa alasan WNI memutar uang dalam bentuk properti di Singapura. Pertama, tingkat kepastian hukum di Singapura jelas dan transparan. Kedua, kondisi sosial, ekonomi, dan politik negeri kepulauan itu sangat stabil. Dan tingkat keamanan Singapura di atas rata-rata negara tetangganya.

Konglomerat Sheldon Adelson pemilik kasino terbesar dunia Las Vegas, pun telah menancapkan pundi-pundi kekayaannya dengan berinvestasi di Singapura sebesar 5,5 Milyar US dollar membangun Marina Bay Sands. Keajaiban arsitektur bergaya Sky Park penuh dengan new technology.. ehmm nampaknya peta industri kasino akan segera bergeser ke Singapura..
Wow.. very exciting menjelajahi Singapura hanya dua malam. How are u Indonesia?

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Hiii.. I am back again.. •March 1, 2010 • 3 Comments
uhh.. dua tahun lama juga ya.. ga update blog ini..
sampe-sampe aku lupa passwordnya, dan alhasil dikasihlah new password yang anehh kombinasinya.. pokoknya  dijamin susah dihafalin..
ehm.. dua tahun terakhir memang, tahun yang sangat berat untuk seorang anastasya putri.. aku menyebutnya sebagai tahun kehilangan… ehmm.. aku kehilangan bundaku.. tanggal 13 oktober 2009, kehilangan banyak kesempatan dalam karirku.. kehilangan sahabat-sahabatku.. ahh.. jadi sedih untuk menuangkannya dalam blog ini..
2010.. ada sebuah asa yang ingin aku bangun di dalam sanubariku.. motivasi itu muncul saat aku berdiri di makam bundaku. .ya di awal tahun 01 januari 2010 aku berjanji pada bunda..
semogaa.. alam pun bersahabat denganku untuk berdiri bersam menopangku saat aku jatuh, atau saat aku terbang nanti..
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


SURPRISE @ 11 Desember 08 •December 22, 2008 • 1 Comment
Sebuah undangan tiba-tiba datang melalui telepon selulerku..
“saudara terpilih sebagai finalis anugrah adiwarta sampoerna 2008 untuk katagori karya jurnalistik televisi terbaik, untuk itu diharapkan kehadirannya pada malam penganugrahan AAS di hotel Crown Plaza , 11 desember 2008 pukul 18.00” (pasha- sampoerna).

Seolah tak percaya.. berulang-ulang kali kubaca sms itu..It’s true..!!! aku harus datang..!!! ini adalah penghargaan yang pertama kali buatku.. setelah 4 tahun menjadi seorang jurnalis..pergi ke pelosok indonesia.. mengais cerita dari setiap orang yang ku jumpai.. Akhirnya ketulusan serta keikhlasanku berbuah manis.. sebuah side job dari pemredku pun langsung aku swicth ke orang lain.. begitu pula dengan jadwal siaranku … I’m very excited..tapi aku tak mau takabur.. kegembiraanku untuk sementara hanya aku dan kamerawanku yang tau..
11 desember 2008
Pagi itu.. rasanya mata tidak mau bersahabat untuk bangun pagi.. setelah semalam pulang jam 2 pagi..tapi aku harus bangun pagi untuk liputan rumah sutra di bogor.. korlip sudah menjadwalkan jam 8.00. Dengan sempoyongan aku beranjak ke kamar mandi.. sambil berpikir baju apa yang harus ku kenakan di malam penganugrahan nanti, kalimat apa yang harus kuucapkan jika nanti aku harus bicara di podium.. , ah.. barangkali aku ke ge-er an .. belum tentu juga menang.. Santai ajalah..
Setibanya dikantor, patnerku ternyata telah menungguku sejak subuh.. sambil meminta maaf.. langsung kami menuju ruang kamera, oke I’am ready to go…!!! dalam perjalanan aku memanfaatkan waktu untuk tidur..

Ternyata saat ku bangun.. lokasi rumah sutra itu belum juga ditemukan.. padahal jam sudah menunjuk pukul 12.00.. setelah bertanya kesana kemari akhirnya kami menemukan rumah tempat pembuatan kain sutra itu.. ternyata kesabaranku hari itu sedang diuji.. si empunya rumah masih mengajak kami berbasi basi dulu.. tak lama hujan pun turun.. jelas..liputan kami sedikit tertunda. Padahal aku tak punya banyak waktu… aku segera berbisik pada kameramenku “ aku harus sampai di jakarta jam 5..” dia segera paham.. segera ia mengambil gambar.. tapi selesai liputan lagi-lagi sang pemilik rumah mengharuskan kami untuk makan siang terlebih dulu.. ah aku bingung menolaknya…
Jam 15.30 back to jakarta..
Deg-degan, jelas saja.. melihat bogor dengan kemacetannya, belum lagi bebarengan dengan jam orang pulang kantor.. ah tidak mungkin aku bisa sampai di kantor.. untuk sekedar make up dan meminjam baju wardrobe kantor.. ternyata benar.. pukul 5 sore gatot subroto muacet… bagaimana mungkin aku harus datang ke Hotel Crown dengan pakaian lusuh, kaos, dan jeans..dan sepatu kumal, seperti ini, akhirnya aku putuskan untuk turun di plaza semanggi.. satu yang ingin kucari.. gaun..!!!
Dengan langkah seribu.. kusebrangi jembatan penyebrangan dari polda menuju plaza semanggi..ku terabas kerumunan orang.. gerimis juga mengiringi ketergesaanku.. alhasil.. rambut kusut, dan sepatu rusak bagian solnya lepas.. oh no..!!! aku tak peduli.. sesampainya di mall mataku langsung tertuju.. pada counter2 baju merk terkenal.. entah berapa kali aku keluar masuk fitting room.. rasa-rasanya semua baju terlihat jelek di badanku..
Aku putus asa…
Pihak panitia juga telah mengubungi aku.. untuk mengkonfirmasikan kehadiranku.. Aku telepon kamerawanku yang sudah lebih dulu tiba…dia menenangkan aku.. “ santai aja kok put.. ada yang pakai jeans, kaos..” persis dengan pakaian yang sedang kukenakan.. oke aku bertekad percaya diri dengan pakaaian apa adanya… tapi eiiit.. tunggu dulu.. tiba2 kulihat gaun berwarna shocking pink pas dengan ukuran tubuhku..langsung ku bawa masuk ke fitting room.. Thanks God !!! Nice dress..!!! Prefect..tapi kupandangi dari atas ke bawah,ada yang kurang sepatuku yang rusak.. Carrrii..Sepatuuu…!!!! berlomba dengan detak jarum jam…tampaknya kali ini Tuhan sedang berpihak padaku.. tidak butuh waktu lama, Ini dia.. sepatu high heel dengan tali pink cocok dengan gaunku..
Jam 17.45 aku sudah berada didalam taksi..
Sampai di hotel Crown, kamar mandi adalah tempat pertama yang harus kutuju.. karena tak mungkin aku tampil dengan wajah berminyak .. aku keluarkan semua alat make up.. mulai dari bedak, bluss on, pensil alis, eye shadow, maskara dan terakhir lipstik.. ehmm..aku tersenyum.. much better now..
Tapi belum berakhir petualanganku..saat aku bertemu dengan finalis dari tv lain.. rupanya mereka membawa kru liputan untuk mengabadikan sekaligus menjadi supporter. Tapi aku hanya berdua dengan kamerawanku.. Oops.. apa jadinya jika nanti aku maju tanpa ada applause dari penonton . Langsung aku telpon kepala peliputan minta agar dikirim kru liputan di hotel crown.. tapi responnya malah menyalahkan kami.. kenapa kami tidak membawa sendiri.. belum lagi nada sinis kira2 menang ga?.. aku menghela nafas.. sabar ya put…
Tepat pukul 20.00 mulailah pembacaan finalis karya jurnalistik televisi terbaik..
Aku menengok kanan kiri.. adakah kru liputan yang hadir? Cemas sekaligus pasrah.. ditengah kepasrahanku.. tiba2 sms masuk “ mba kita di belakang ya..” ohhh.. thanks God.. dan bertepatan dengan sms itu pula nama kami disebut.. SURPRISE…!!!!!

Dan pemenangnya adalah “ ANASTASYA PUTRI DAN YANTO SUKMA” untuk karya profil Salomina berjuang meniti pendidikan..

Kemenangan itu kami raih.. dengan segala kerendahan hati.. GBU
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx’’

Cantik VS Putih •December 7, 2008 • 1 Comment
Kamu keliatan makin putih deh.. , kamu agak putihan sekarang.. pujian itu jadi amunisi seorang wanita untuk percaya diri. Ya sayang memang stereotip itulah yang terlanjur melekat dalam persepsi masyarakat. Hampir sekitar 70 hingga 80 persen wanita di Asia ingin kulitnya tampak lebih putih. Data lain 69 persen laki2 dan 65 persen wanita ingin lawan jenisnya berkulit putih. kulit putih juga dianggap sebagai ras yang superior.
Tapi setelah bpom melansir sejumlah produk kecantikan pemutih wajah mengandung merkuri dan dampaknya bisa menyebabkan gangguan di organ tubuh bahkan bisa mematikan, apakah persepsi tentang cantik itu putih terus berubah? Apakah laki2 bisa memahfumi wanita dengan kulit tidak putih?….
Belum tentu.. buktinya praktek kecantikan masih menjamur.., ditanya soal apakah produknya mengandung merkuri, mereka buru2 menepisnya…ya iyalah.. sebagai ladang bisnis pasar perawatan kecantikan bisa meraup untung 200 juta dollar pertahun.
Lebih dari 1.000 praktisi umum dan spesialis kecantikan turut serta menawarkan praktek perawatan kecantikan yang belum terbukti, mulai dari suntikan pemecah lemak dan perawatan kulit guna menghilangkan pigmen atau memutihkan wajah hingga aplikasi penumbuh hormon untuk kelihatan lebih muda… ckckck…
Beda lagi dengan persepsi cantik menurut filosofi sastra Jawa :
Daun Asoka muda adalah pinggangmu
Indahnya lambaian tanaman gadung adalah juntai tanganmu
Teratai biru adalah indahnya matamu
Remang bulan seperti berganti siang
Karena kecantikanmu, merana karena hilangnya cahaya
Berapa pun banyaknya puisi yang ada di muka bumi ini,
Takkan pernah cukup untuk melukiskan pesona kecantikanmu.

Romantisme kecantikan wanita dimetamorfosakan dengan alam. Sebuah persepsi yang bisa dibilang asli indonesia. Tak pernah disinggung soal warna kulit.. karena pesona alam yang memang alami memancarkan sensualitasnya …

Posted in girls only
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Hello world! •December 7, 2008 • 1 Comment
dunia.. tak selebar daun kelor..
dunia maya mampu mengubah segalanya.. sebelum pilpres AS siapa yang mengenal Barrack Obama.. sosoknya yang pernah menginjakkan kakinya di tanah air baru terdengar setelah ia menjadi kandidat presiden AS. Semua bermula hanya melalui sebuah blog pribadi Barrack Obama.. pergerakan dunia maya bak sambaran kilat di kala hujan hanya dalam sekejapan mata.. terlalu cepat..
Mesin politik Barack Obama berjalan melalui media internet dan mailing list.. jaringan internet ini pun berjalan 24 jam..taktik yang cukup cerdas dan efisien…cara konvensional dengan pengumpulan massa kampanye dianggap kuno, dan mereka bukanlah berisi orang-orang yang loyal dengan calon.. tapi mereka loyal dengan siapa yang memberinya uang. Traffic email bahkan bisa mendekati 1000 mail per hari..
Situs-situs pertemanan seperti friendster dan facebook mampu menjaring networking hingga jutaan orang di dunia.. interaksi personal secara langsung dimungkinkan kapan saja dan dimana saja.. yang jauh jadi terasa dekat. jejaring Facebook memang terbilang sukses. launching tahun 2004 situs ini mengalami pertumbuhan 135 persen per tahun, dengan user aktif 130 juta .. angka yang fantastis..
hello world..
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

A mind of its own
Yang tidak bisa dikatakan, dituliskan. Tak bisa dituliskan, terkubur sampai mati...


Thursday, March 6, 2014
Sesaat Setelah Hujan
Pernahkah kau menyadari indahnya sesaat setelah hujan?
Saat air yang dingin menyentuh aspal yang panas berdebu? Menyentuh tanah yang kering kerontang?
Lalu kau mencium bau alami bumi yang menjadi rumah kita semua?
Gemericiknya yang menenangkan hati?
Betapa indahnya ketenangan yang diciptakan oleh alam, hingga kita bisa menghirup kesejukan yang membawa kesegaran.

Namun bila lama berderai, dan guntur mulai menggelegar seluruh keindahan sesaat itu akan hilang.

Petir menyambar, banjir menerjang.

Alam mengajarkan kita akan hidup...
Tak sadar kita terus menjalaninya lagi dan lagi dan lagi...

Saat berhenti kadang kita tersenyum
Saat berhenti kadang kita menangis
Namun apapun ujung dari deraian hujan itu, tawa atau duka...
Cobalah terus ingat, waktu itu
Indahnya sesaat setelah hujan...
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Saturday, November 10, 2012
Surat terbuka...
Tidak bijaksana berpikir sebagai orang yang paling tidak beruntung sedunia. Toh hidupku cukup menyenangkan dan manis jika melihat kekiri dan kekanan. Namun siapa yang tidak memimpikan bisa bahagia lahir batin, meskipun tiap orang punya  tantangan dalam hidupnya masing-masing.
Tak ada yang bisa menjelaskan batasan rasa bahagia, beda orang beda rasa, beda standar, beda batas. Mungkin itu yang membuat banyaknya hubungan yang tidak berhasil seperti yang diimpikan semua orang. Toh sebenarnya keinginan semua orang pasti sama, menyanyangi dan disayangi serta hidup damai hingga mati. Sesederhana kedengerannya namun perlu perjuangan seumur hidup untuk mendapatkannya. Sebagian bisa merasakannya dipenghujung hidupnya, sebagian saat tarikan sakratul mautnya, sebagian lagi……saat dialam baka.
Dan untuk kamu sayang, aku harap yang terbaik dalam perjalananmu. Aku tak tahu berapa ratus kali aku tergoda untuk kembali menganggu hidupmu dengan keluh kesahku. Namun jika kepergian ini bisa memberikan pendewasaan, kemajuan meski menyakitkan, anggap saja memang kita sudah ditegur tuhan. Aku mencoba memaafkan diriku sendiri dan dirimu, karena tidak ada yang salah atas situasi antara kamu dan aku. Semuanya salah kita yang terlalu gelap mata atas nama cinta. Aku tak tahu apakah berpisah karena masih cinta atau kenangannya yang terkadang membuat semua masih menyakitkan. Semuanya kabur. Toh kenangan masih bisa tertinggal meski singkat dan tidak bercampur aduk dengan rasa, asa. Ketidak mampuanku membahagiakanmu dan berbahagia, kebutuhanku, ketidaksiapanku, kamu… mungkin memang dari awal tidak seharusnya berakhir seperti ini, we can be awesome as a bestfriend but not as a love…
Dan untuk kamu sayang, masih ada rasa rindu atas semua kebodohanmu yang sering membuatku kalap.  Entah berapa ratus kali aku hadang rasa ingin memanggil kamu. Aku mengerti kau ingin meninggalkan semuanya, tidak melihat kebelakang dan maju dengan hidupmu yang baru. Aku juga, meski terseok-seok aku juga ingin maju  tanpa menoleh kebelakang, bahkan melirik juga tidak. Namun aku rasa kita sudah tiba dipertempuran kita yang lain. Daripada saling tunjuk muka, kini saatnya menunjuk muka sendiri.
Dan untuk kamu sayang, dimanapun kamu… Aku harap kau baik-baik saja. Seseorang diluar sana akan menjagamu, mencintaimu, mengerti dan menghangatkanmu, karena ketidakmampuanku untuk semua itu. Love, your bibib…
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Thursday, July 26, 2012
Yang terbaik?
Dulu, ada seorang lelaki tua mendatangiku saat aku sedang bekerja. Katanya aku akan jadi seorang panglima besar, jauh dari apa yang seorang perempuan desa pernah pikirkan. naumn sayangnya, hanya akan ada aku disana. Sendiri, berdiri diatas semuanya sendiri. Aku tidak mau sendiri tuhan, aku tidak mau mati sendirian.
Dulu, ada seorang perempuan tua melihatku sambil tersenyum. Katanya aku membawa kebaikan dan membuat orang lain tersenyum. Namun tahi lalat dipipiku pertanda aku akan selalu penuh dengan kesedihan. Mataku akan kekeringan karena menangisi mereka yang terus menyakitiku. Tahi lalat dipundakku menandakan beban yang akan aku pikul seumur hidupku.
Aku percaya Tuhan sayang kepada umatnya, hingga tak ada gunanya memikirkan hal-hal yang semuanya menjadi rahasia tuhan. Toh aku hanya ingin satu dalam hidup ini, disayangi, menyayangi dan bahagia. Aku tak takut ketinggian, ular, gelap, setan atau apapun juga. Aku takut mati tanpa ada yang tahu aku mati. Aku takut mati sendiri.
Perjalanan hidup ku mengajarkanku untuk selalu mencari bahagia. Salah satunya mencari dia yang menemaniku jika aku mati nanti. Yang bisa menemaniku berbagi semua tawa dan canda. Aku tahu hidup bukan seperti novel atau film, kau bisa menentukan akhir dari semuanya. Karena dalam hidup kau harus menghadapi konsekuensi untuk hal yang kau lakukan.
Aku kira aku sudah menemukan bahagia itu, namun ternyata tidak. Kisah romantisku adalah dicintai oleh orang yang tidak aku cintai dan dikecewakan oleh orang yang aku cintai. hingga satu-satunya pilihan dalam hidup ini adalah belajar untuk mencintai. Aku kira mudah, namun ternyata kau tak akan pernah bisa membohongi diri sendiri. Impianku hanya memiliki keluarga. Bisa tersenyum bahagia dan bangga seperti layaknya perempuan lain diluar sana. Tapi setelah semuanya, cukup pantaskah aku mendapatkan semuanya?

Katanya tuhan menciptakan umatnya berpasang-pasangan, aku rasa dia lupa saat menciptakan aku. Karena mungkin aku harus menjalaninya sendiri sampai akhir...
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Friday, May 25, 2012
Hidup itu indah?
Dulu aku selalu  percaya hidup itu indah. Semuanya hanya ada di otak kita, sebagai manusia kita punya kendali luar biasa menentukan kehidupan kita sendiri. Membuat pertimbangan apa yang salah dan benar, harus kekiri atau kekanan. Semuanya tergantung kita, dan kita yang nanti akan mempertanggungjawabkan amal perbuatan kita dihari akhir. Nmun apakah hidup tetap indah saat kau tidak memiliki kendali akan hidupmu sendiri?apa yang kau jalani saat ini hanya karena si A atau si B. semua keinginanmu naik kelas menjadi lebih baik hanya dilihat sebagai keegoisan semata? Lalu untuk apa hidup ini dijalani? Kurasa yang ditunggu hanya saata tuhan mengatakan waktumu didunia sudah habis. Toh mengakhiri hidup tidak membuatmu menjadi lebih baik. Sakit membuat kita menjadi seting,at lebih baik dihadapan tuhan, dan aku percaya itu.  Aku tak mau mati karena menyerah pada nasib, selama masih bisa bertahan aku akan bertahan sampai titik darah penghabisan. Sampai tuhan mengambil nyawaku dan mengatakan penderitaanku didunia sudah terhenti sampai disitu. Aku sudah berjuang terlalu keras untuk mempertahankan hidupku, jatuh bangun sakit semuanya sudah kujalani demi mempertahankan hidup. Kini yang bisaa dijalani hanyalah pasrah dengan jalan yang sudah diukir tuhanku. Sakit membangun diri kita menjadi manusia lebih baik. Dan aku percaya tuhan tidak akan senaif itu memberikan nilai kepada matnya. Aku tak akan menyalahkan tuhan untuk semua cobaan yang ia berikan kepadaku. Toh ini mungkin jalannya.  Kemudahan berkomunikasi dengan tuhan adalah kau tak perlu menjelaskan, ia tahu apa yang kau pikirkan dan rasakan. Sehingga saat kau kehilangan kata-kata untuk menjelaskan kepada manusia, kau hanya perlu diam dan berdoa memohin agar ia bisa menunjukkan yang terbaik untuk semuanya.
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Saturday, March 17, 2012
Butuh banyak mimpi
- Singin dream a little dream of me,but in my version it would be "dream abroken dream of me"-

Aku adalah orang yang selalu percaya mimpi adalah hal terbaik dalam hidup ini. Memberikan ragam warna hinggau kau takmembutuhkan pewarna untuk memberi hijau, merah atau ungu apa yang ada dihadapanmu. Seperti juga aku percaya kita tidak boleh berhenti bermimpi atau kau akan jadi sosok manusia kaku dan membosankan. Bermimpi adalah bagian kehidupan yang dimiliki seorang anak-anak, bermimpi seperti apa rasanya menjadi orang dewasa.
Lalu jika bermimpi ternyata tidak sejalan dengan hidup didunia nyata? Pantaskah kita sebut mimpi tersebut hancur?hanya karena tidak sejalan dengan apa yang kita inginkan atau impikan sebelumnya?
Live as an adult is complicated, really. Kita selalu memberikan batasan mimpi kita tanpa menyadari mimpi tidak memiliki batasan. Dan saat batasan terlewati, kita akan mengatakan "mimpiku hancur berantakan" so salah mimpi atau salah kita yang tidak menyadari tidak adanya batasan untuk bermimpi.
Cuma butuh keberanian untuk menyadarinya, tangan terbuka untuk memeluk kenyataan tanpa mengkesampingkan mimpi. Butuh banyak tarikan dan hembusan nafas, butuh banyak tetsan airmata, butuh banyak senyum, butuh banyak.....butuh banyak dan butuh banyak. Mimpi itu tidak pernah hancur atau pecah, hanya ska meskipun namanya hanya mimpi kita tidak bisa mengendalikannya. Jangankan mimpi dalam realita, mimpi dalam tidurpun kita tidak pernah bisa kendalikan. Tidak ada yang ujung dari mimpi, kita hanya perlu banyak...banyak...dan banyak....
Jika satu mimpi tidak sesuai dengan keinginan kita, apa salahnya membangun mimpi yang baru. Tidak ada yang akan meminta kita ntuk membayar tiap mimpi yang kita bangun. Seperti ku katakan, kita butuh bermimpi. Mimpi yang membuat kita hidup, memberi arti dan warna dalam tiap langkah. Jika mimpi satu berakhir, beranilah untuk bermimpi lagi.... Jika kau merasa mimpi tak sesuai, jangan takut untuk menghancurkannya.  Bangun kembali, segera, sebelum kau bahkan tak bisa bermimpi lagi...
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx’
Thursday, March 8, 2012
Menuliskan salah
Here our people, terkadang lebih mudah menilai orang lain daripada menilai diri sendiri. You can judge people just by a blink of an eye, but can you do it to yourself. To see your own reflection in the mirror and telling yourself..you are wrong, you are so wrong... How many people can do that to theirself.
Tidak ada yang terlahir sebagai malaikat, semulianya manusia pasti punya dosa dan salah. Jika semua orang sadar dunia ini akan menjadi tempat yang lebih nyaman untuk ditinggali.
Ada perbedaan antara perduli dan ingin tahu. Batasannya tipis, tapi efeknya beda. Bagiku, jika aku perduli aku tidak akan out of the blue came to you and asking"are you ok". Aku memilih untuk diam, memperhatikan dan menunggu jika  memang aku dibutuhkan. Toh yang terpenting adalah being there in time of need. Untuk apa bertanya klo toh tak bisa memberi jawaban dan tak ada saat dibutuhkan. So, ingin tahu itu adalah versi basa basinya perduli... And i think world has to know that.

Tidak ada yang lah dengan berbuat salah, tapi bisakah kesalahan itu menjadi pemicu terjadinya kebaikan? Yang salah adalah bila kesalahan hanya menjadi kesalahan tanpa bisa membawa kebaikan,jangan kan untuk orang lain namun terutama untuk diri sendiri.
I've made so many mistakes in my life, some that i regret but most of it i took it as an experience to make a better me. For better for worst that's what made me like the way i am now. But im proudly saying that i made so many mistakes in my life. Hanya tinggal berlapang dada untuk menerima that you are screwd. That you just broken pieces in this stage we called life. Tapi aku masih hidup, masih punya waktu mengumpulkan pecahan-pecahan yang rusak saat aku beranjak dewasa. Im allowing you to call me by names, apa saja. If that will made you feel better, i'll be okay with it. Because deep deep inside i know, it wont made you a better person than me. Because at the end of the day, everyone just pursuing happiness in their life..... As i do, as you do....
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Wednesday, March 7, 2012
1001 Alasan
Aku tak tahu apa yang salah dengan waktu, its all about bad timing. Simply just bad timing. Aku selalu berdalih, things happen for a reason. Well, sometimes the reason that you were looking for wont give you the kind of satisfaction that you've been looking for. It just give you more troubles than ever.
Dalihku yang lain untuk menghindari kenyataan adalah "hidup ini sudah terlalu rumit untuk dibuat semakin rumit". But you know what, sometimes you didnt created drama... But the drama came to you. Or, you simply unaware you created our own drama. Dan saat kau terbangun, semuanya sudah terlalu rumit untuk dipisahkan menjadi benang-benang yang bisa dipintal hingga berguna.
Mudah memang menyalahkan tuhan untuk segala yang terjadi pada diri sendiri?or the thing so called destiny. I lost my job? Takdir.  I lost my house? Takdir. I lost my this and i lost that because of that? Atau simply karena terlalu takut untuk melihat masalahmu adalah dirimu yang terlalu takut dengan dirimu sendiri.
Ada seribu satu alasan yang bisa kita ciptakan untuk menghindar dari membuat keputusan. Like your heart and your brain, they used to be a lover but now....they are not even talk to each other anymore. The heart say yes and the brain says no. And now they gave birth to something we called "doubts"
Im just a cowards, for not being able to accept what i felt is real. For not being able to understand that i need someone like you to guide me in this life.. Kapal ini sudah hampir tenggelam, tapi masih saja tanganku masih terlalu jauh untuk menjangkaunya... Tak perduli seberapa kuat aku menangis. Seberapa takut aku harus berhenti bernafas didalam kelamnya air ini, kapalku telah tenggelam sayang.... Dan kau tak pernah ada didalamnya, dari pertama kali jangkarnya terlepas. Im not letting you sinking wit me, you are so much better than me...
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Popular Posts
Yang terbaik?
Dulu, ada seorang lelaki tua mendatangiku saat aku sedang bekerja. Katanya aku akan jadi seorang panglima besar, jauh dari apa yang seorang ...
Pikiran berdua?
terkadang menulis bukan jalan keluar terbaik dalam hidup saya, karena ekspresi diri dengan maksimal dapat saya lakukan dengan cara-cara lain...
Sesaat Setelah Hujan
Pernahkah kau menyadari indahnya sesaat setelah hujan? Saat air yang dingin menyentuh aspal yang panas berdebu? Menyentuh tanah yang kering...
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Monday, May 30, 2011
Bayi korban 'manusia' ditemukan terikat dilaut
'Sudah diculik, bayi 8 bulan diduga diperkosa’
Seorang Nelayan di Bantaeng Sulawesi Selatan, menemukan bayi berusia 8 bulan disebuah kapal yang mengapung ditengah laut diwilayah bantaeng. Alat vital bayi berinisial NF tersebut mengeluarkan darah. Diduga kuat sang bayi menjadi korban pemerkosaan. Bayi pasangan H dan S warga bantaeng ini, menghilang sejak jum’at (27/5). Saat ditemukan bayi tersebut dalam keadaan terikat didalam perahu.

'Polisi Bantaeng Tangkap Penculik dan Pemerkosa bayi 8 Bulan’
Kepolisian Resor Bantaeng, Sulawesi Selatan Barat menetapkan seorang tersangka penculikan dan pemerkosaan anak dibawah umur. Polisi menduga masih ada sejumlah pelaku yang masih berkeliaran dan menjalankan aksinya di kabupaten Bantaeng. Salah satu korban penculikan ini adalah seorang bayi berusia 8 bulan yang saat ini masih menjalani perawatan dirumah sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar…

Dan itulah berita yang mencuri perhatianku hari ini. Meskipun berita paling ‘hot’ yang dibicarakan baik diluar kantor dan didalam kantorku adalah debat terbuka ‘via’ telfon secara Live (siaran langsung) antara terduga pelaku suap Muhammad Nazaruddin dan Djanedri. Aku rasa aku hanya capek mengikuti ‘sinetron’ para petinggi dinegeri ini. Terungkap tidak terungkap toh kita tidak akan pernah bisa membersihkan lingkaran setan ini. Jangan ditanya apa yang harus dilakukan, karena aku akan menjawab “tebang satu generasi”. Tapi apakah itu akan menjamin semuanya menjadi lebih baik, hanya tuhan yang tahu.

Mari berbicara soal manusia, Teman. Jika memperkosa bayi berusia 8 bulan saja bisa sebegitu mudah dilakukan, lalu apa susahnya melarikan duit trilyunan rupiah tanpa memikirkan hal baik apa yang bisa dilakukan dengan uang begitu besarnya? Jika bisa mengikat seorang bayi hanya untuk mengikuti nafsu dengan melihat sang bayi menangis-nangis tanpa berhenti, lalu apa susahnya memberikan uang yang berlebih agar nafsu duniawi bisa diwujudkan? Jika bisa dengan begitu mudah menyiksa apa yang ada didepan mata, lalu apa susahnya menyiksa yang tidak langsung terlihat mata? Apa yang terjadi dengan peri kemanusiaan kita?

Aku senang aku tidak harus membaca berita ini saat bertugas tadi, karena aku tak mungkin bisa menahan air mata melihat tubuh mungil itu. Hanya sebuah pemikiran yang terlintas, apa yang terjadi dengan manusia saat ini Tuhan? Apakah tidak semua manusia engkau beri berkah yang selama ini kami sebut dengan ‘nilai kemanusiaan’? Apakah masih ada harapan untuk kami manusia menjadi lebih baik.

Call me naïve, tapi apakah salah jika aku masih mengharapkan dunia akan menjadi tempat yang lebih baik bagi siapapun. Call me stupid karena masih mendengarkan lagu lantunan harapan kebaikan dan kebajikan bagi dunia. Berada diposisiku sekarang, mengetahui banyak hal, dan selalu memperbaharui semua informasi setiap harinya, membuat dada ini penuh. Aku sesak dan tidak bisa bernafas. Alangkah mudahnya untuk menutup telinga, dan mata agar aku bisa lebih bahagia. Dan itulah yang aku lakukan sehari atau 2 hari dalam seminggu agar aku bisa menikmati hari liburku. Dan agar bisa membayangkan bahwa dunia ini adalah tempat yang indah dan percaya bahwa semua manusia adalah benar-benar manusia…

Lalu kembali kepada si pemerkosa tadi, jika mengikuti emosi dan jika aku adalah hakim, aku akan jatuhkan hukuman mati kepadanya. Dan jika dalam keadaan saat ini aku harus membuat keputusan, percayalah dia akan disiksa sebelum dihukum mati. Hukum dinegeri ini atau dimanapun juga diperuntukkan untuk manusia bukan? Bukan untuk binatang atau tumbuhan… Lalu jika perbuatannya tidak seperti manusia, bahkan lebih sadis dari hewan apakah cukup pantas diberlakukan hukuman bagi manusia? Binatang apa yang melakukan itu kepada bayi binatang dari jenisnya atau jenis lainnya? Karena kalau memang ada binatang yang melakukan hal yang sama, mungkin pelakunya lebih pantas dihukum dengan cara hukum rimba…

Aku bukan tuhan, aku tidak bisa merubah satu persatu manusia-manusia penghuni dunia ini. Tapi aku bisa merubah diriku sendiri, dan aku harap kalian juga bisa… Jangan salahkan Tuhan, jangan salahkan setan, jangan salahkan agama lain, jangan salahkan siapa-siapa… Jangan bilang ‘kita manusia pasti berbuat salah’, tapi katankan ‘Kita manusia pasti bisa menghindari kesalahan’… Insya Allah
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Tuesday, May 10, 2011
Belajar 'Bali'

Apa yg aku pelajari dari Bali? Bahwa agama ini jauh dari kata repot atau menguras duit. Apresiasi terbesar untuk para umat hindu bali.

Perjalanan hari ini membuahkan hasil pembicaraan tentang betapa pentingnya sebuah pura bagi masyarakat bali. Selama perjalanan lebih kurang 3 jam dari Denpasar menuju Singaraja, lalu kembali lagi, supir kami selalu menjawab pertanyaanku seputar pura2 yang ada diwilayah ini. Bli wayan menjelaskan bahwa setiap desa harus memiliki pura, dan setiap keluarga harus memiliki pura kecil utk mrk bersembahyang tiap harinya. Lalu aku menanyakan ttg nasib mrk yg tinggal dirumah yang sangat sederhana/atau tidak memiliki lahan yang luas untuk membangun pura. Karena dizaman lahan tanah mahal seperti ini sangat sulit untuk membeli lahan, apalagi jika tinggal diperumahan. Bli wayan mengatakan mereka biasanya membangun pura diatas rumah, jadi dikondisikan agar bisa ditingkatkan dan pura-lah dilantai paling atas rumahnya. Pertanyaan goblokku selanjutnya adalah, jadi semiskin-miskinnya umat hindu bali mereka harus mampu membangun pura? Tdk ada alasan ga punya uang utk membangun pura? Bli wayan hanya menjawab singkat ''iya''.

Dan selanjutnya yg terlintas adalah betapa beruntungnya umat beragama lain yang tidak perlu sibuk dengan masalah harus membangun tempat khusus utk bersembahyang atau berdoa. secara pribadi atau keluarga. Apresiasi utk seluruh umat hindu dimanapun berada, yang memegang teguh dan taat pd agamanya

PS: Not forget to mention Hari Nyepi....

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Wednesday, March 23, 2011
10 tahun tanpa bicara
Apakah yang bisa dikatakan bila berpisah setelah 10 tahun bersama? Bersama tanpa pernah saling mengerti saat berbicara? Tak perduli saat sedih, senang, takut, galau, tak ada nasihat, kata-kata ataupun candaan? Semuanya hanya melalui tatapan...

Pernahkah kita berfikir apakah makna sesuatu hanya bisa didapatkan dari hal yang mengerti tentang diri kita. Hanya bisa mendapatkan kebahagiaan dari sesuatu yang sesuai dengan keinginan kita. Mampukah kata-kata memberikan cahaya petunjuk? Atau semuanya seharusnya bisa hanya melalui rasa dan perasaan.

Salah memang kalau hanya mengandalkan logika... karena toh hidup ini bukan hanya berjalan berdasarkan logika. Dan semuanya semakin aku lupakan hingga dia pergi... Bagi kalian dia hanya makhluk berkaki 4, berbulu putih pendek dengan loreng kuning. Pertemuan kami yang terakhir, ia bahkan sudah tidak begitu berminat lagi mengejar ikan yang ia tahu nantinya akan tetap diberikan kepadanya. Tapi bukan itu makna dirinya untukku. Aku memilikinya dari awal ia hanya seogok plasenta keluar dari perut ibunya. Bagaimana ia bertahan disaat semua saudaranya satu persatu mati. Betapa nakalnya dia, cerdasnya dia...dan cintanya kami hingga menyediakan satu kursi dimeja makan saat ia ingin bergabung dalam makan malam keluarga. Kau tak akan pernah tau ia ada, kecuali saat ia berkeliling keseluruh pintu kabar dan membangunkan seisi rumah memberitahukan ia baru saja melahirkan. Melihat dari awal bagaimana ia sama sekali tidak tahu harus berbuat apa saat anak-anaknya lahir sampai ia mengerti itu adalah tanggung jawabnya. Aku bisa menceritakan ratusan kebiasaannya yang lain yang berbeda dengan jenisnya pada umumnya.

Kami telah melewati malam-malam dimana aku menangis hanya dengan membelainya dan mendengarkan dengkurannya. Berbicara kepadanya karena tak ada seorangpun yang bisa aku ajak berbicara. Saat sesegukan diatas bantal dan ia hanya meletakkan kepalanya ditelingaku dan melihatku sepanjang sore. Aku rasa inilah cinta 10 tahun tanpa bicara, tanpa kata hanya mata... ia pun pergi saat aku memulai arti hidup yang baru, cinta yang baru. Selamat jalan oty sayang, aku sudah tidak apa-apa. Aku sudah menemukan tempat menangisku
Xxxxxxxxxxxxxxxxxx
Saturday, February 13, 2010
Happy Valentine's day
I’m doing so much better when my heart is broken and lonely. Lebih rajin kerja, lebih punya waktu untuk menulis, lebih banyak teman, lebih ini lebih itu. Because when I’m in love, I started to forget me. It is all for the one I love. And unfortunately, sepertinya semuanya selalu kurang.
It is a celebration of love, Valentine’s day. What else more pathetic than went alone to a movie, watching Valentine’s day in Valentine’s day? I smile… Its so refreshing to watched all that couples, laughing, holding hands, hugging, giggling… and me, nothing. Aku cuma tertawa, mentertawakan diri sendiri.
Aku hidup dalam keluarga yang jauh dari kata modern. Dimana seorang perempuan seusiaku sekarang masih belum menikah adalah suatu hal yang diketahui dengan kerutan dahi bagi sanak saudara. Tapi apakah aku adalah seorang pesakitan jika keputusan untuk tidak mengikat komitmen adalah akibat aku terlalu sakit? Bukannya tidak mencoba, I did, so many times. So many times til I got sick and tired to start it all over again. Because I know it will end up the same. Teardrops, heartache, sorrow and pain. Plus wajah sembab yang sama sekali tidak akan terlihat bagus didepan kamera. I just wondering how many frogs I have to kiss before I found my prince charming. The answer is none. At least if I have to end up alone. I believe I wont be alone. There must be a lot of people that end up alone in this history of human kind. Mungkin itulah kenapa aku selalu merasa dilahirkan untuk menolong orang lain, bukan untuk mencari pasangan hidup, menikah dan berkeluarga. Jangan bilang aku kafir, jika ternyata aku menyangkal fitrah manusia adalah membentuk keluarga sakinah mawaddah warahmah. Mungkin untuk manusia yang lain, bukan manusia yang ini.
Cinta adalah kisah terlama dalam sejarah umat manusia. Bahkan adam dan hawa juga merasakan cinta.
Lalu mengapa ada perayaan cinta a.k.a Valentine’s day? Tidak cukup banyakkah cinta yang berjalan setiap harinya? Mari kita kesampingkan dulu masalah sejarah asal muasal dari mana perayaan ini dimulai. Kenapa harus ambil pusing?
Kita lihat sisi negatifnya dulu. Perayaan valentine selalu bikin pusing para laki-laki yang mau mencoba mendekati perempuan yang disukainya. Salah pemberian akan mendatangkan hasil yang salah juga. Membuat para pasangan atau semua orang yang merayakannya untuk menyempatkan diri dating ke mall-mall terdekat untuk membeli sesuatu untuk orang yang mereka sayangi. Akhirnya mall akan begitu ramai dan padat dengan para pencari barang-barang yang merefleksikan rasa cinta. Kemungkinan para perempuan beratnya bertambah semakin besar karena mau ga mau harus menghabiskan coklat yang diterimanya. Tumpukan sampah bunga juga akan terlihat beberapa hari setelahnya, karena bunga-bunga yang dikirimkan akan mengering dan dibuang. Lalu semua hal akan berbau merah, warna khas valentine. Kenapa gag anti warna biru atau hitam aja ya? Lalu, banyak uang yang bisa dihabiskan untuk perayaannya… seandainya uang itu bisa dialokasikan untuk suatu hal yang lebih berguna. Darn people…

Bagaimana dengan sisi positifnya… I’m sorry… I don’t know. Satu2nya yang terlintas saat ini adalah… begitu banyak keuntungan yang didapat penjual bunga, cokelat, pakaian…etc etc.
My friends keep on sending me Happy Valentine’s day notes as jokes because I hate it. But I don’t blame them, karena aku sebenarnya bukan benci, tapi iri. Iri kepada semua orang yang bersusah payah untuk membuat satu hari tersebut menjadi begitu spesial bagi orang-orang yang dicintainya. Kita bisa menunjukkan rasa cinta setiap hari, tapi jika satu hari itu bisa lebih dari hari-hari biasa mungkin tidak ada salahnya. Bittersweet…HAPPY VALENTINE’S DAY everyone, buat yang sedang dalam cinta maupun yang sedang sendiri….
(end)
Xxxxxxxxxxxxxxxxx
Wednesday, January 27, 2010
Pikiran berdua?
terkadang menulis bukan jalan keluar terbaik dalam hidup saya, karena ekspresi diri dengan maksimal dapat saya lakukan dengan cara-cara lain di luar kegiatan menulis (berteriak misalnya), tapi entah mengapa malam ini perempuan ini berhasil meyakinkan saya untuk menulis apa yang ada dalam pikiran saya. Dan hasilnya mengalirlah tulisan ini yang entah akan bermuara dimana

Dan sang perempuan berpikir, kenapa menulis harus menjadi terpaksa? Kalau tidak mau ya menolak saja. Kalau tidak suka ya berhenti saja. Apa enaknya melakukan hal yang ternyata hanya terpaksa. Mandul, menulis akan mandul tanpa ada isi dan makna. Kalau mandul, mana mungkin bisa melahirkan kata.

menarik sekali kau wahai perempuan, menyadari adanya keterpaksaan dalam diri ini saat menulis. Tapi entah mengapa tangan ini tidak dapat berhenti bergerak karena adanya rasa keingintahuan yang besar akan akhir dari bentuk dan cerita yang dihasilkan oleh jari ini.

Pada dasarnya, cerita ini akan jadi satu. Masalahnya adalah begitu susah untuk menyatukan kata yang berasal dari kepala yang berbeda. perlu begitu banyak pengandaian dan pengorbanan untuk saling mengenal satu sama lain. Sama dalam menjalin suatu hubungan. Sesusah itulah menyatukannya menjadi dalam satu muara.
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Tuesday, June 16, 2009
New bedtime story
Once, my friend's told me. Never ever give you heart away. My other friend's told me there's nothing such an everlasting love. My dad and mom told me, trust no one. Amy Winehouse said love is a losing game.
Lalu apa yang terjadi saat semuanya tidak berjalan seperti yang telah direncanakan? Can you love someone you didn't trust?apakah mencintai seseorang berarti harus percaya kepadanya? Bukankah banyak hubungan yang masih terjalin disaat kepercayaan sudah semakin terkikis?
Salahkah memimpikan cinta bagai putri dongeng, happily ever after. Bukankah semua perempuan mendambakan sesosok pangeran yang akan menyelamatkannya dari kelamnya kehidupannya? Itu adalah bunga tidur, cerita yang dibacakan semua orang tua kepada anaknya yang masih kecil. Saat mereka besar, mereka sudah begitu percaya sang pangeran menunggu disuatu tempat.
Bagaimana jika dongeng baru dibuat? Bukan tentang sang putri tidur yang akhirnya bertemu dengan pangerannya. Tapi tentang sang putri yang harus bisa menjaga dirinya sendiri, membuat dirinya tersenyum dan tidak akan tersakiti oleh siapapun. Bahwa sang putri harus belajar bahwa cinta bisa menyakiti. Bahwa cinta bisa membuat kau kehilangan nafas karena sesegukan. Menangis semalaman dan bersikap seperti tak ada yang terjadi keesokan harinya. Hingga anak2 yang mendengarnya bisa bersiap2 untuk tabah, sabar dan tegar saat mereka tersakiti. Hingga saat mereka merasa jantung mereka teriris, mereka tidak akan menangis. Karena mereka sudah pernah mendengar ceritanya sejak berpuluh tahun yang lalu.
Once, my friend told me...you got to be ready to get hurt before you are in love again. I'm not ready to get hurt, but i'm in love again...and when it hurts me...I pretend like it didn't happen, cause I heard the stories before
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Friday, February 20, 2009
Between walls...
I always think that I can take a good care of myself. But yes,not the heart.
Silly me, aku tahu mana yang salah tapi masih tetap menjalaninya. Terkadang hidup bukan hanya benar dan salah. Bagiku adalah konsekuensi yang seseorang harus jalani,harus dipertanggung jawabkan...per se. Hidup ini adalah pilihan, dan aku memilih menjadi seseorang yang bertanggung jawab lebih dari apapun. Apa yang aku jalani saat ini adalah manifestasi dari semua yang dulu aku bangun, bentuk. And for those lovers out there. Don't try to understand your boyfriend or girlfriend,if you disagree u should tell him/her in the first place.Because people didn't change, it just getting worst. When it does, nothing you can do about. Pengertian really sucks!!! Coz before you know it, you stop to understand and what left was only consequences that u must take(I called it responsibility). In my case, I'm doing it now.. Even it didn't sound make sense,I know it will make sense for those who knows how did it feel in my shoes... I don't know for how long I can take it,though.
Thursday, January 1, 2009
Welcome 2009
Bagi sebagian orang tahun baru dijadikan momentum perubahan. Mulai dari gaya hidup, cita-cita, apalah,itulah,inilah...semuanya. Tapi kenapa harus menunggu tahun baru? Toh pada akhirnya semuanya sering hanya jadi perencanaan. Hiduplah laksana engkau akan mati esok hari...so bikin dosa yang banyak!!!
Malam tahun baru adalah malam perputaran peruntungan bagi semua orang. Mulai dari orang gedongan, pemilik bar, tukang jualan terompet, pemulung, semua ketiban untung tahun baru. Apa itu arti perayaan tahun baru sebenarnya?
Dan sebagian besar yang lainnya ini adalah awal perubahan dirinya yang baru. Buat yang ingin berhenti minum minuman beralkohol, malam akhir tahun dihabiskan dengan minum sampai muntah. Yang ingin diet,malam ini makan junk food sepuasnya. Yang mau berhenti merokok, merokok sepuasnya. Dan ada seribu satu perubahan lainnya.
Dan bagiku, aku hanya berharap bisa lebih tabah, ceria, berterima kasih kepada tuhan lebih rajin, bisa menabung(amin!!!)Dan tentunya lebih sukses dan rajin bekerja...
Oops, ada satu lagi...apakah aku akan menjalani tahun depan sendiri? Just on my own again...wish I can change that...
Above all, aku berharap buku 2009 ku bisa terisi sesuatu hal superb. Jadi aku tidak akan diam dan membakarnya seperti buku tahun ini. Welcome 2009,welcome me!!
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Thursday, January 1, 2009
Welcome 2009
Bagi sebagian orang tahun baru dijadikan momentum perubahan. Mulai dari gaya hidup, cita-cita, apalah,itulah,inilah...semuanya. Tapi kenapa harus menunggu tahun baru? Toh pada akhirnya semuanya sering hanya jadi perencanaan. Hiduplah laksana engkau akan mati esok hari...so bikin dosa yang banyak!!!
Malam tahun baru adalah malam perputaran peruntungan bagi semua orang. Mulai dari orang gedongan, pemilik bar, tukang jualan terompet, pemulung, semua ketiban untung tahun baru. Apa itu arti perayaan tahun baru sebenarnya?
Dan sebagian besar yang lainnya ini adalah awal perubahan dirinya yang baru. Buat yang ingin berhenti minum minuman beralkohol, malam akhir tahun dihabiskan dengan minum sampai muntah. Yang ingin diet,malam ini makan junk food sepuasnya. Yang mau berhenti merokok, merokok sepuasnya. Dan ada seribu satu perubahan lainnya.
Dan bagiku, aku hanya berharap bisa lebih tabah, ceria, berterima kasih kepada tuhan lebih rajin, bisa menabung(amin!!!)Dan tentunya lebih sukses dan rajin bekerja...
Oops, ada satu lagi...apakah aku akan menjalani tahun depan sendiri? Just on my own again...wish I can change that...
Above all, aku berharap buku 2009 ku bisa terisi sesuatu hal superb. Jadi aku tidak akan diam dan membakarnya seperti buku tahun ini. Welcome 2009,welcome me!!
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Friday, December 19, 2008
15 menit didalam taksi
Apa yang bisa dilihat dalam 15 menit? Plenty. Tapi jika 15 menit daridalam taksi? Harus extra konsentrasi memilah milih fungsi masing-masing otak. Tangan berkutak katik mengetik catatan ini, mata celingukan kiri dan kanan, mulut berbicara dengan supir taksi (berusaha untuk ramah) plus otak yang bekerja ekstra antara merangkai kata dan menanggapi topik bahasan politik. Ingin berkilah, I don't think so. Berhubung supir taksinya mengenali wajahku yang tak seberapa ini, dan berpikir aku sangat mengetahui perpolitikan dan konspirasi di negara tercinta.
Akhirnya semua hal hanya seliweran dan terfokus pada pak komaruddin,sang sopir taksi. Ggggeeee...tidak disangka ilmu pengetahuan politiknya lebih lengkap,tajam dan penuh teliti. Dengan penuh rasa ingin tahu terlontar kata-kata "sering dapat costumer orang senayan ya pak" pak komaruddin bilang"simpanan sama pembantunya orang senayan,mbak?" Yah, makanya ia banyak tau dapurnya senayan.

Kerja dijalan pak komaruddin mungkin menarik tidak menarik, tapi berbincang dengan sopir taksi adalah pelajaran yang tidak pernah diterbitkan oleh percetakan manapun..

15 menit sudah habis,dan aku harus turun...

Aku silence.
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Saturday, May 3, 2008
DEMO HARDIKNAS DAN PEMUDA INDONESIA
Masih ingat lagu hymne guru?Liriknya kira-kira begini…”Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru. Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku…” Pertanyaannya apakah dengan menghidupkan nama sang guru akan mampu memberi makan dan meningkatkan mutu kehidupan sang guru tersebut?

Tidak ada salahnya berbuat mulia, atau meningkatkan kecerdasan kehidupan bangsa. Hanya saja diakui atau tidak, apapun didunia ini ujung-ujungnya masalah perut juga. Hanya saja kadarnya yang menjadi pembeda apakah seseorang masih mulia atau tamak. Namun melihat nasib guru sekarang, apa iya kita hanya mempersembahkan hymne tentang kemuliaan tugas mereka saja?

Hari pendidikan nasional tahun ini memang menakjubkan bagi yang mengikuti. Dalam satu hari aku menyerap informasi tentang Gubernur Jakarta, Prijanto yang kebingungan mendapati upacara peringatan HARDIKNAS ternyata tidak dihadiri oleh satu orangpun siswa, hanya karyawan dan para guru saja. Siang harinya, ratusan pelajar berdemonstrasi didepan Istana Negara Jakarta untuk menyuarakan kritisnya kesehatan dunia pendidikan kita. Apakah para pelajar kita sekarang lebih suka ikut demonstrasi dari pada upacara ya?

Melihat pesertanya yang terdiri dari yang berseragam sekolah dasar sampai pakaian bebas alias mahasiswa, iseng, timbul pertanyaan apakah mereka memang merasa dizalimi oleh pemerintah sampai harus demo segala. Seorang anak SMP yang aku tanya menjawab dengan demokratis, bak calon gubernur dan wakil gubernur yang sedang ditanya visi misinya jika terpilih nanti. Bahwa keadaan sekolahnya menyebabkan ia ikut barisan berdemo siang itu. Terlalu banyak pungutan liar plus biaya sekolah yang tinggi serta plus plus lainnya. Tapi anak itu adalah yang ditunjuk oleh para senior pelajarnya untuk berbicara kepada wartawan, yang lainnya memilih diam atau bilang ‘ga tau mbak’ saat ditanya kenapa ikut berdemo. Yang lebih paralagi, meskipun telah didaulat untuk memberikan jawaban demokratis bagi wartawan iseng seperti saya, seorang anak yang mengenakan seragam SD ternyata masih tetap lupa corat-coret jawaban yang harus dia jawab jika ada yang bertanya kenapa ia ikut berdemo.

Memandang ratusan anak-anak usia sekolah yang sedang berdemo ini, aku berfikir apakah ini satu-satunya jalan? Jika saja mereka yang saat ini sedang berada dibawah teriknya matahari melakukan sesuatu secara bersama-sama daripada hanya berteriak, mungkin mereka sudah memulai suatu perubahan. Lebih sadar untuk melakukan sesuatu secara pribadi dan kelompok, untuk suatu perubahan kecil. Seperti sapu lidi, satu lidi tidak akan mampu membersihkan lantai. Namun jika banyak… apapun bisa dibersihkan//

Apa gunanya mengajak anak-anak ini kejalan? Berdemo? Bukankah yang tua seharusnya bisa memberikan contoh yang lebih baik? Memberi les gratis buat para ‘adik’nya? Menyusun buku panduan belajar gratis untuk mengurangi konsusi buku pelajaran yang semakin mahal dan menguras kantung? Mengajari mereka untuk lebih perduli pada bidang social dan bekerja untuk orang banyak? Entahlah… Jika pemerintah sudah tidak perduli, bukakah saatnya untuk meninggalkan impian diperhatikan pemerintah dan mencari jalan keluar sendiri?

Setelah menikmati riuhnya demo hari pendidikan nasional, malamnya aku kembali bersua dengan anak-anak didunia lainnya. Mereka begitu rapi terawat, dengan make up penuh dan wangi tentunya. Sebuah pertunjukkan teatrikal tentang betapa beragamnya budaya Indonesia dan betapa pemuda pemudi kita begitu mencintai negara ini. Di layar berukuran raksasa yang dipasang dikiri kanan panggung, aku bisa melihat dengan jelas kalau anak-anak ini bahkan tidak bisa menghapal lagu nasional dan kebangsaan yang seingatku dulu harus aku hapal sewaktu aku SD. Mereka dalam usia sekolah menengah pertama dan atas, saat aku seusia mereka aku bahkan tahu not not musik lagu-lagu tersebut karena harus memainkannya setiap peringatan hari nasional.

Tiba-tiba perasaan itu datang, beberapa tahun yang lalu aku menjadi duta pemuda diprovinsiku berasal. Waktu itu rasanya begitu membanggakan. Namun jika aku harus mewakili pemuda pemudi seperti ini, seharusnya aku malu. Tentu saja aku menang, rasa nasionalisme seperti inilah yang aku kalahkan waktu itu!!!

Berhenti berharap, mulailah dari diri sendiri. Jika kau menyerah, jangan salahkan orang lain karena engkau menyerah…


KASIHAN SUMPAH PEMUDA…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar