Rabu, 04 Juni 2014

Terbaru, kasus poster film sekuel Sin City / Cerai Dengan Farhat Abbas, Nia Daniati Kuasai Harta Gono Gini



Cerai Dengan Farhat Abbas, Nia Daniati Kuasai Harta Gono Gini

https://id.celebrity.yahoo.com/news/cerai-dengan-farhat-abbas-nia-daniati-kuasai-harta-085604552.html

Jakarta, C&R Digital - Nia Daniati dan Farhat Abbas telah resmi bercerai setelah diputuskan oleh majelis hakim dalam sidang putusan cerai yang berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (4/6).
Seperti diketahui, saat proses cerai, Farhat sempat meminta harta gono gini yaitu rumah di Kemang Jakarta Selatan, empat mobil, villa, dan apartemen dibagi dua. Namun hal tersebut ditolak oleh pengadilan.
"Harta gono gini masih dikuasai Nia Daniati, waktu itu kan Farhat minta harta dibagi dua, tapi enggak dikabulkan oleh pengadilan," kata Abd. Rahim Hasibuan, kuasa hukum Nia Daniati, saat ditemui di PA Jaksel, Rabu (4/6).
Hasibuan mejelaskan Farhat telah mempermasalahkan pembagian harga gono-gini dalam persidangan sebelumnya.
"Farhat kan sudah membahas itu melalui rekompensi  (gugatan balik) yang diajukannya, tapi tidak diterima pengadilan," kata Hasibuan.


Ade Jusuf Kalla Bantu Gerakan Jokowi-JK  

TEMPO.COJakarta - Dalam peluncuran situs Gerakcepat.com oleh Sahabat Muda Jokowi-JK di Kampoeng Kemang, Jakarta Selatan, pekan lalu, tampak sesosok wanita mungil berpenampilan sederhana. Wanita bernama Chairani Jusuf Kalla ini tampak membaur dengan para kawula muda yang mendukung calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Jusuf Kalla.
Mengenakan kaus putih dan celana panjang biru berbahan katun dengan syal biru muda terlilit di lehernya, istri Marah Laut C. Noor ini tampak menikmati kegiatan yang dikerjakannya pada hari itu.
Wanita yang biasa disapa Ade ini merupakan putri bungsu Jusuf Kalla. Ade memang dikenal sangat dekat dengan kawula muda. Pada 2009, ketika bapaknya nyapres, Ade termasuk yang diserahi tugas menggalang dukungan kaum muda melalui Sahabat Muda JK. 
"Sekarang kan Bapak sudah melebur dengan Pak Jokowi, makanya aku ikut bantu-bantu dan aktif saat peluncuran Sahabat Muda Jokowi-JK dan situs Gerak Cepat yang menjaring dukungan dari solidaritas kaum muda untuk pasangan ini," kata Ade kepada Tempo, Ahad malam, 1 Juni 2014. (Baca: Chairani Jusuf Kalla Akan Menikah)
Menantu seniman Jajang C. Noor ini pun antusias membantu ayahnya menggerakkan kaum muda. Padahal, alumnus Academy of Art University, San Francisco, Amerika Serikat, yang menikah dengan Marah pada 24 Agustus 2013 itu sekarang tengah berbadan dua.
"Alhamdulillah, Mbak, aku sudah hamil jalan bulan ketujuh. Mohon doanya ya, untuk kesehatan aku dan si dede ini," katanya. Ade bersyukur dalam kehamilan yang pertamanya ini dia tidak mengidam yang aneh-aneh. Ia pun bercerita dengan riang ihwal berat badannya yang tidak melonjak tinggi walau tengah hamil.
"Aku justru diledekin teman-teman, katanya salut meski aku sedang berbadan dua, hamil, tapi masih giat dan semangat bantu Bapak. Aku sih senyum-senyum saja menanggapi ucapan mereka," kata Ade.
HADRIANI P.
Berita lain:




Terbaru, kasus poster film sekuel Sin City
Poster Sin City Eva Green
Poster Sin City: A Dame To Kill For
Secara tegas, asosiasi perdagangan yang mewakili enam studio film besar Hollywood, melarang sebuah poster film Sin City: A Dame To Kill For beredar. Apa alasannya?
Motion Picture Association of America [MPAA], asosiasi tersebut, menilai gambar yang disajikan terlalu vulgar. Sebuah pernyataan MPAA, menyebutkan poster itu menunjukkan Eva Green seperti dalam keadaan telanjang.
Gambar di poster menampilkan Green sedang menggenggam pistol, ia mengenakan pakaian putih tembus pandang yang dinilai MPAA sebagai sebuah “ketelanjangan.”
Pihak distribusi film tersebut, Dimension Films, menolak mengomentari pelarangan peredaran poster itu. Diperkirakan eksekutif mereka akan menemui pihak MPAA untuk berkompromi, menurut kolom Page Six dari New York Post. “Kita memasuki musim dingin, mungkin sebuah kardigan wol bagus untuk nyonya Green?” sindir sang kolomnis.
Bila ditelusuri jauh ke belakang, sebelum poster Sin City: A Dame To Kill For, ada sejumlah poster yang juga dilarang edar. Tahun 1996, poster film The People vs. Larry Flynt, juga dianggap terlalu vulgar untuk dipasang di area publik.
Situs the frisky menganggap pelarangan poster resmi film drama biografi itu cukup ironis, karena filmnya malah menceritakan tentang penyensoran– kebebasan berekspresi.
Namun MPAA tetap dengan pendiriannya, meski di luar Amerika Serikat, poster aman beredar. Dinilai terlalu seksi, poster itu menggambarkan aktor Woody Harrelson berpose seperti Yesus di kayu salib, namun ia berada di area kemaluan wanita.
Poster dengan visual boneka untuk mempromosikan film The Rules of Attraction [2002] pernah pula tidak diizinkan edar. Sama seperti poster The People vs. Larry Flynt, pelarangan itu hanya untuk AS. Namun bebas beredar di Inggris dan Kanada.
MPAA menilai poster The Rules of Attraction, sebuah film bergenre komedi, menggambarkan sepasang boneka dalam posisi ‘seperti’ berhubungan intim.
Mengenai kasus poster Sin City, meski film itu tayang dua bulan lagi [22 Agustus], patut ditunggu akan seperti apa gambar poster selanjutnya. « [teks @Tomi_Nala | foto courtesy of nukethefridge.com]





Suasana Haru Warnai Pembubaran Princess

Tidak ada komentar:

Posting Komentar