Kamis, 03 Juli 2014

Jadi bos VIVA, Anindya Bakrie gantikan Erick Thohir

http://www.merdeka.com/uang/jadi-bos-viva-anindya-bakrie-gantikan-erick-thohir.html


Reporter : Nurul Julaikah | Kamis, 3 Juli 2014 19:00



Jadi bos VIVA, Anindya Bakrie gantikan Erick Thohir
Anindya Bakrie. REUTERS
Merdeka.com - Pemegang Saham PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA) sepakat menunjuk Anindya Novyan Bakrie sebagai Presiden Direktur perseroan menggantikan Erick Thohir. Kemudian posisi Anindya sebagai Komisaris Utama akan dipegang oleh Rachmat Gobel yang sebelumnya adalah Komisaris Independen.
Anindya mengatakan, saat ini VIVA mengalami momentum pertumbuhan bisnis yang sangat positif.
"Tentunya VIVA akan memiliki ruang yang lebih luas untuk melanjutkan ekspansi dan memaksimalkan potensi industri televisi yang sedang tumbuh pesat, sehingga kinerja perusahaan akan terjaga dan tumbuh secara berkelanjutan," ujar Anindya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa VIVA, di Jakarta, Kamis (3/7).
Menurut Anindya, fokus VIVA saat ini adalah terus menjaga dan memperkuat pertumbuhan bisnis dengan menjadikan tvOne dan ANTV, menjadi TV nomor satu di segmen pasarnya masing-masing. Berdasarkan survey AC Nielsen periode Januari - 25 Juni 2014 di 10 kota di Indonesia, tvOne menjadi televisi berita nomor 1 berdasarkan target audience 15+ ABC1.
Dalam kesempatan tersebut, Anindya juga menyampaikan terima kasih kepada Erick Thohir yang telah berhasil mengantarkan VIVA menjadi pemain utama di industri televisi Indonesia.
"Kami percaya dengan pondasi perusahaan yang sangat bagus, yang telah dibangun oleh Pak Erick, manajemen akan mampu melanjutkan dan meningkatkan value perusahaan, sehingga dapat memberikan nilai tambah lebih besar kepada para stakeholders dan shareholders perusahaan," jelas Anindya.
Berikut adalah dewan direksi VIVA yang baru:
Presiden Direktur: Anindya Novyan Bakrie
Wakil Presiden : Robertus Bismarka Kurniawan
Direktur : A. Ardiansyah Bakrie
Direktur : Otis Hahijari
Direktur : M.Sahid Mahudie
Direktur : Neil R. Tobing
Direktur: Dudi Hendrakusuma Syahlani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar