Rabu, 04 Juni 2014

http://nasional.news.viva.co.id/news/read/509245--adaaqua---hindari-dehidrasi-ringan-dengan-minum-air-putih-yang-cukup


#AdaAQUA : Hindari Dehidrasi Ringan dengan Minum Air Putih yang Cukup

Dehidrasi ringan dapat mengakibatkan berbagai penyakit.

ddd
Rabu, 4 Juni 2014, 00:00
 Aqua


VIVAnews - Apakah Anda seringkali mengalami gejala mudah marah, mudah lelah, kurang konsentrasi dan fokus, atau pusing di tengah-tengah kesibukan Anda? Jika ya, ada kemungkinan gejala-gejala tersebut timbul akibat Anda mengalami dehidrasi ringan.

Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air, tepatnya yaitu 55 persen-60 persen pada pria, dan 50 persen – 60 persen pada wanita. Dehidrasi ringan adalah kondisi saat seseorang kehilangan 1 persen – 5 persen cairan dalam tubuhnya.
Kehilangan cairan tidak dapat dihindari, karena setiap saat tubuh kita mengeluarkan cairan secara alami di antaranya melalui bernafas, berkeringat, buang air kecil, dan buang air besar. Belum lagi, jika seseorang berada dalam udara dengan suhu yang tinggi dan tingkat kelembapan rendah, kadar cairan yang dibutuhkan tubuhnya menjadi lebih banyak juga.
Berdasarkan studi The Indonesian Hydration Regional Study (THIRST) yang dilakukan PT Tirta Investama (Danone AQUA) bekerja sama dengan beberapa universitas ternama Indonesia di 2010, terungkap bahwa satu dari dua orang Indonesia mengalami dehidrasi ringan.

Penurunan kadar air di dalam tubuh sedikit saja, yaitu 1,5 persen berat badan pada pria dan 1,3 persen dari berat badan wanita bisa mengakibatkan turunnya kemampuan dan stamina kognitif seseorang, seperti turun mood, kewaspadaan visual, rasa mudah lelah dan cemas, tidak fokus, serta rasa pusing.
Jika rasa haus sudah dibarengi dengan gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera cukupi diri dengan air putih sebanyak minimal dua liter dalam satu hari. Sebab, jika dibiarkan, dehidrasi ringan dapat mengakibatkan berbagai  penyakit, antara lain konstipasi (kesulitan BAB), infeksi saluran kemih, maupun infeksi batu ginjal.

Dalam sebuah diskusi kesehatan yang diadakan Danone AQUA dalam usaha meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia tentang gejala dehidrasi ringan, Ketua Umum Indonesian Hydration Working Group (IHWG), Dr. dr. Saptawati Bardosono, mengungkapkan, “Sebagai komponen utama dalam tubuh seseorang, air yang cukup dibutuhkan agar organ-organ di dalam tubuh kita dapat berfungsi dengan baik. Air putih adalah pilihan sumber air untuk tubuh yang sangat baik dan menyehatkan," ujarnya.
Untuk memantau kondisi hidrasi dalam tubuh kita, Dr. dr. Saptawati Bardosono menjelaskan bahwa cara termudahnya adalah dengan menggunakan metode Pemeriksaan Metode Urin Sendiri (PURI). Jika warna urin  bening, berarti terhidrasi dengan baik, dan sebaliknya jika warnanya lebih pekat, berarti kita kurang terhidrasi dengan baik.
Perlu diperhatikan bahwa metode ini dapat digunakan kapan saja, kecuali saat pertama bangun pagi karena pada saat tersebut warna urin memang dalam keadaan lebih pekat. Selain itu, warna urin mungkin juga dipengaruhi oleh makanan atau obat-obatan yang dikonsumsi.
Aqua
Health Marketing Director dari Danone AQUA, dr. Pradono Handojo menyatakan ajakan Danone AQUA kepada masyarakat agar sadar akan dehidrasi ringan dilatarbelakangi oleh komitmen AQUA sebagai pelopor Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya hidrasi bagi tubuh mereka.
“Kami lihat selama ini generasi muda aktif Indonesia masih kurang menyadari gejala dan dampak dehidrasi ringan yang dapat menurunkan produktivitas. Usaha meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gejala dehidrasi ringan ini sejalan dengan visi Danone AQUA yang percaya bahwa seseorang dapat melakukan yang terbaik jika dalam kondisi sehat,” tutur dr. Pradono Handojo. (Webtorial)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar