Rabu, 07 Mei 2014

facebook.com/Anne.Ahira.Asian.Brain 2


Waktu di bandara tadi saya lihat berita di RCTI, ada seorang Nenek di daerah Banten berusia lebih dari 80 tahun hidup sebatang kara, sendirian. Ia makan dari pemberian para tetangga yang sangat ala kadarnya. Tempat tinggalnya pun sangat memprihatinkan.

Menurut berita, saat mau pemilihan gubernur banten, calon gubernur sempat membagi-bagikan sembako disertai foto mereka, agar si penerima sembako mencoblos mereka. Para calon gubernur pun bahkan langsung turun lapangan. Luar biasa!

TAPI setelah terpilih, sembako pun tidak pernah ada lagi terutama untuk nenek sebatang kara ini. Ironisnya, si nenek ini masih menempelkan foto gubernur terpilih di rumah reyotnya.

Kira-kira, Gubernur terpilih punya nggak ya foto nenek ini di rumahnya? Atau paling tidak masih ingat nggak dia sama Nenek tua yang dia beri janji? Wallahualam.

Sekilas ditampilkan di TV gubernur perempuan yang terpilih menggunakan busana mewah sekali. Sementara rakyatnya masih ada yang kelaparan...

*terdiam, dan sakit hati melihatnya


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

JANGAN MUDAH TERPENGARUH DENGAN PUJIAN/KOMENTAR BURUK dari ORANG LAIN

Siapapun pasti senang kalau ada orang yang memuji dan memberi komentar positif. Namun sebaliknya bila ada orang yang melemparkan kata-kata negatif atau mengkritik, Anda pasti akan merasa dongkolnya bukan main. Bahkan tidak sedikit orang yang menjadi terpengaruh karenanya.

Hal ini wajar adanya. Namun Anda harus hati-hati dan jangan mudah termakan ucapan negatif ini. Sebab sesungguhnya pujian, komentar, kritikan, cemoohan seseorang itu merupakan cerminan dari dirinya sendiri, BUKAN 100% ukuran bagi diri Anda yang kebetulan saja dikomentarinya hari itu.

Kadang ketika seseorang sedang merasa bahagia, ia akan bersikap baik kepada siapa saja. Sedangkan ketika ia mengalami hari buruk, atau memiliki rasa keirian, dia bisa saja melemparkan komentar pedas pada Anda.

Oleh karena itu temanku, ketika ada orang yang mengomentari Anda, khususnya yang buruk, itu seringkali tidak ada hubungannya dengan Anda. Anda jangan lantas buru-buru menjadikannya ukuran dalam menilai diri Anda sendiri.

*You're welcome to SHARE


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Salah satu alasan begitu sedikit orang yang meraih apa yang
diinginkannya adalah karena kita tidak pernah fokus; kita tidak pernah konsentrasi pada kekuatan kita.

Kebanyakan orang hanya mencoba-coba berbagai macam jalan dalam hidup mereka. Mereka tidak pernah memutuskan untuk menguasai suatu bidang khusus.



xxxxxxxxxxxxxxxxxxx


MEMPERTEBAL IMAN

Teman, kita semua tau, betapa pentingnya iman melekat pada diri kita, karena iman yang tebal akan membawa pemiliknya pada kebaikan, sementara mereka yang memiliki iman yang tipis atau sekedarnya, maka kebaikan bisa menjauh darinya.

Saya pernah bertanya pada seorang Ustad. Bagaimana sih caranya mempertebal iman? Berikut adalah jawaban beliau:

1. Bertindaklah dengan akal sehat
2. Jaga lidah agar tercipta tutur kata yang indah, dan tidak menyakiti orang lain.
3. Belajar berpikir sehat tanpa dipengaruhi nafsu dan emosi
4. Selalu berdoa, selalu belajar, dan berusaha untuk mempertebal keimanan kita
5. Dan yang paling penting, perbanyak ibadah sesuai dengan keyakinan kita masing-masing.

Hanya dengan ketebalan iman kita akan tahu dan merasakan indahnya jalan kehidupan yang dijalani. Namun jangan lupa, lakukan segala sesuatunya selalu di jalan ALLAH.

*You're welcome to SHARE


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Kehidupan...

Kehidupan adalah kumpulan dari nasib.
Nasib adalah kumpulan dari kebiasaan.
Kebiasaan adalah kumpulan dari tindakan.
Tindakan adalah kumpulan dari fikiran.
Fikiran adalah kumpulan/awal dari kata-kata.



Contoh Terapi EFT (Emotional Freedom Technique)

"Ya Allah... walaupun saat ini saya bersin-bersin, saya terima diri saya sepenuhnya. Saya mencintai diri saya sepenuhnya. Saya tahu bahwa tubuh saya jauh lebih cerdas daripada yang saya ketahui untuk mengalahkan virus penyebab bersin ini. Saya percayakan semuanya kepada-Mu. Saya ikhlas. Saya pasrah."


BAHAGIA hanya ada dalam hati yang damai, lembut dan tentram.

Teman, pastikan 'remote' kebahagiaan kita berada di genggaman tangan kita..



xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

APAKAH KITA HARUS SELALU PUNYA ALASAN UNTUK MENCINTAI?

True love begins when nothing is looked for in return

Cinta adalah bahasa terindah di seluruh dunia. Hanya cinta yang bisa membawa kedamaian dalam kehidupan manusia. Namun cinta seperti apakah?

Kepada siapapun atau kepada apapun cinta itu, cinta adalah bentuk kasih sayang yang lahir dari dalam hati. Mencintai adalah hal lahiriah yang dimiliki semua manusia.
Apakah cinta harus timbul karena suatu alasan?

Tidak, kita tidak harus memiliki alasan untuk mencintai. Cinta sejati adalah cinta yang ikhlas kita berikan tanpa mencari imbalan sebaliknya. Cinta tidak ada hubungannya dengan apa yang seharusnya kita dapatkan, tetapi lebih kepada apa yang seharusnya kita berikan.

Misalnya saja cinta kasih seorang ibu kepada anaknya, cinta Tuhan kepada hamba-Nya, atau cinta bakti dan kesetiaan seorang istri kepada suaminya, cinta seorang ayah yang membanting tulang untuk nafkahi keluarganya. Semua didasari dengan keikhlasan. Tak ada hitung-hitungan dagang atau alasan-alasan yang harus dipenuhi sebelum kita memberikan cinta.


Kata Nabi surga itu ada di telapak kaki ibu.
Lalu...
Apa yang ada di telapak kakimu Ayah?



xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

WAKTU ADALAH KEHIDUPAN

Semakin hari kita sering merasa bahwa waktu semakin cepat berlalu. Anda pergi ke kantor di pagi hari buta, menjalani semua aktivitas tiba-tiba jam menunjukkan pukul 5 sore. Anda pulang, bermacet-macet ria di jalan, tiba di rumah sudah malam, Anda tak punya banyak waktu lalu istirahat. Hari pun terus berganti tanpa Anda sadari.

Sedemikian cepatnya waktu berganti, kehidupan kita terus bertambah tua. Sebuah nasihat yang sering kita dengar, semakin bertambahnya usia kita maka semakin berkurang jatah kehidupan kita di dunia ini. Alangkah singkatnya waktu. Bayangkan bila waktu yang singkat ini kita buang-buang untuk hal yang tak berguna atau kita habiskan untuk sesuatu yang kita sendiri tidak suka melakukannya.

Betapa berharga dan terbatasnya waktu kita, setiap detik yang kita buang berarti kita menyia-nyiakan kehidupan kita.

Manfaatkanlah setiap waktu yang kita miliki saat ini kawan. Jangan sia-siakan untuk terperangkap dalam dogma-dogma atau kepalsuan demi membuat image mengejar apa yang orang lain pikirkan tentang kita. Hiduplah sesuai dengan panggilan jiwamu dan ikuti intuisi hatimu. Bijaksanalah dalam keputusanmu, sebab kau tidak bisa mengulang waktu yang terbuang.

* You're most welcome to SHARE! 



xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

APARAT atau KEPARAT? (Intermezzzzoo)

Hari ini saya pergi ke sebuah café untuk makan malam. Kafe ini tidak terlalu besar, kursi bedekatan, tapi makanannya enak. Nah, persis di tempat duduk di belakang saya & suami, ada seorang pria dan wanita, prianya merokok. Karena suami saya punya penyakit sesak nafas, maka DENGAN SENYUM dia minta pada pria ini untuk mematikan rokoknya, karena asapnya mengarah ke mana-mana.

dan… DIA pun MENOLAK. 

menolaknya dengan sikap agak kasar, padahal suami saya minta dengan sangat sopan dan bahkan DENGAN SENYUM. Akhirnya, daripada dia kena sesak nafas, suami saya mengalah untuk pergi ke luar café sambil nunggu menu yang sudah dipesan.

Sekitar 10 menit kemudian suami saya masuk lagi, tahu apa yang terjadi? Saat suami saya masuk, bermaksud untuk duduk kembali, si pria yg merokok ini tiba-tiba berdiri, dia membuka jaketnya, dan mendorong dada suami saya beberapa kali, dan mendorong ‘muka’ suami sambil bilang “Belagu kau, nyuruh orang berhenti merokok, kamu berani sama saya? Sini kamu!! Kamu tahu SAYA APARAT POLISI!”

Selain mendorong suami saya beberapa kali, pria yang “memiliki jabatan” ini juga menendang kaki suami saya. Sementara suami saya tidak melawan sedikitpun. Karena dia tidak mengerti bahasa Indonesia, dia tidak tau kenapa pria ini tiba-tiba marah-marah tak karuan dan ngajak berantem?

Pria ini ditarik istrinya dan pemilik café, dan tentu saja semua orang di Café pada melihat, terlebih waktu laki-laki itu saya teriakin “Suami saya hanya minta Anda berhenti merokok dengan sopan, kenapa Anda harus MUKUL & NENDANG ORANG HANYA KARENA ANDA POLISI??”

Buat Bapak KAPOLRI (Mudah2an beliau baca statusku ya! *ngarep!)… Saya ingin curhat pada Anda, sebagai warga Negara Indonesia saya sangat menyesalkan masih ada APARAT KEAMANAN yang menyalahgunakan ‘jabatannya’ untuk sekedar memperlihatkan kalau dia Jagoan Neon!

Suerr, nggak mutu!!


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


JANGAN BERSEDIH

Perkataan orang lain itu ibarat batu besar, jika engkau memanggulnya maka patahlah tulang punggungmu. Namun jika engkau gunakan untuk membangun menara di bawah kakimu maka kata-kata itu akan menjujung engkau menjadi tinggi dan meraih kemenangan.

Perkataan orang itu bisa menjadi manis dan penyemangat, ketika yang dilantunkan adalah pujian. Namun sebaliknya, ketika kata-katanya adalah kritikan, komentar pedas, tak sedap di telinga, apalagi di hati, tentu akan meruntuhkan kepercayaan diri. Omongan orang itu mau tidak mau pasti akan membebani diri. Mempengaruhi kehidupan kita. Lalu tanpa sadar pelan-pelan menghancurkan apa yang kita miliki. Hubungan dengan pasangan, impian, kepercayaan diri, atau mungkin tujuan kita.

Sebagai manusia sosial yang hidup bersama dengan orang lain, kita tentu tidak mungkin menghindari bersinggungan dengan orang lain. Kita juga tidak bisa mengharuskan seseorang bersikap dan berbuat seperti keinginan kita.

Akan tetapi kita bisa mengendalikan diri dan pikiran kita untuk menyikapi hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Seperti salah satunya adalah tidak menjadikan perkataan orang lain sebagai sesuatu yang harus kita risaukan. Tak perlu diambil hati, jangan dijadikan beban. Toh, belum tentu orang yang mengomentari Anda memiliki kehidupan yang jauh lebih baik dari Anda. Hidup Anda mulia apa adanya sesuai dengan apa yang Anda perjuangkan. Jangan bersedih.

*You're most welcome to SHARE



xxxxxxxxxxxxxxxxx

MENGAPA WANITA JARANG BISA KAYA?

Di dunia ini ada jutaan wanita yang bekerja baik kantoran ataupun mempunyai usaha mandiri, termasuk saya dan juga Anda. Bahkan tidak sedikit wanita yang menduduki karir penting, posisi puncak, menjadi pengusaha sukses, atau public figur tersohor. Akan tetapi dengan kecerdasan dan bakat luar biasa ini tidak semua wanita bisa menjadi kaya raya, kalaupun kaya sifatnya sementara. Setelah karir dan bintang mereka meredup maka menipis pula saldo dan harta mereka.

Berdasarkan apa yang saya pelajari, saya menemukan bahwa ada beberapa faktor yang menghambat wanita menjadi jutawati. Pertama karena kebanyakan wanita hidup untuk saat ini. Ini berhubungan dengan wanita yang tidak dalam posisi penumpang hidup keluarga. Wanita hidup tanpa perencanaan keuangan . begitu mereka mendapatkan gaji atau laba, mereka cenderung menjadi konsumtif, tergila-gila akan sale dan trend.

Belanja dijadikan hobi dalam hidup mereka. Mengoleksi sepatu, tas, parfum, dan benda fashion mahal lainnya. Umumnya ini dilakukan demi meningkatkan gengsi. Belanja pun sering dijadikan untuk mengobati mood yang buruk, pelarian dari masalah, hingga akhirnya kecanduan. Tak jarang barang yang mereka beli tidak pernah dipakai sekalipun.

Penghambat lainnya adalah wanita sering tidak mau kalah dari wanita lainnya. Oleh karenanya mereka pun bersaing semaksimal mungkin. Khususnya dalam urusan penampilan, baik yang menempel pada tubuh ataupun yang mereka kendarai. Mereka juga berusaha mendandani orang-orang terdekatnya seperti pasangan atau anak-anak mereka dengan barang-barang keren dan branded.

Dengan semua hambatan kebendaan ini wanita jadi jarang berinvestasi dan berpikir panjang. Semoga Anda dan saya bisa mengatasi hambatan ini dan tidak terperosok di dalamnya.


xxxxxxxxxxxxxxxx


SETENGAH DARI KETENANGAN JIWA

Menggapai ketenangan jiwa adalah keinginan semua orang. Tidak sedikit orang rela membayar mahal demi berhasil mendapatkan ketenangan jiwa. Berbagai cara ditempuh, dicari, diikuti, namun ketenangan jiwa tak semudah itu hadir menghangatkan jiwa yang merindu.

Orang bisa saja pergi menginap di hotel berbintang paling mahal di pinggir pantai atau pedesaan eksotik di Eropa, demi memimpikan ketenangan jiwa. Orang bisa melakukan perjalanan mewah melintasi samudara dunia, mendaki gunung tertinggi, agar bisa menjumpai ketenangan jiwa. Atau membayar mahal berbagai pelatihan hebat dan buku-buku best seller demi mengupas teknik-teknik menenangkan jiwa.

Namun akankah berhasil? Jika ya, berapa lama kita bisa mempertahankannya?

Ada sebuah kunci sederhana demi meraih ketenangan jiwa. Setidaknya dengan melakukan hal ini, setengah dari ketengan jiwa bisa kita raih. Rahasianya sederhana yaitu...

"Cobalah untuk tidak peduli dengan penilaian orang lain pada diri kita”.

Ketika kita bisa ‘tidak merisaukan’ apa yang orang pikirkan dan katakan tentang kita, maka kita bisa merasakan ketenangan yang nikmat. Kita bisa menjalani kehidupan hanya seperti bagaimana kita merasakannya, bukan bagaimana orang menilainya!

*You're welcome to SHARE






Tidak ada komentar:

Posting Komentar