Busyro: Politik Itu seperti Perjudian
MINGGU, 04 MEI 2014 | 04:31 WIB
Ketua KPK, Abraham Samad (dua kiri) didampingi Jajaran Pimpinan baru KPK dari kiri: Zulkarnaen, Adnan Pandupradja, Bambang Widjojanto, dan Busyro Muqoddas di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (16/12). Kelima Pimpinan baru KPK ini dilantik oleh presiden setelah terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode 2011-2015. TEMPO/Seto Wardhana
TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas menganggap politik itu tak ubahnya perjudian. "Sedetik sebelum jam yang menentukan itu bisa berubah," kata Busyro di Djakarta Theatre, Jumat, 2 Mei 2014.
Pernyataan itu disampaikan Busyro berkaitan dengan dorongan Ketua KPK Abraham Samad untuk menjadi calon wakil presiden bagi Joko Widodo atau Jokowi. Busyro mengatakan benar-tidaknya rumor hingga keputusan untuk menerima atau menolak pinangan sebagai cawapres Jokowi ada di tangan Abraham Samad.
Tapi, secara pribadi, Busyro meminta Abraham Samad tak menerima tawaran tersebut. Sebab, ia menilai lebih baik Samad merampungkan dulu jabatannya sebagai orang nomor satu di lembaga antikorupsi itu. "Saya menyatakan kepada dia, sebaiknya menyempurnakan tugasnya sampai akhir 2015," ujar Busyro.
BUNGA MANGGIASIH
Topik terhangat:
Hadi Poernomo | Pelecehan Siswa JIS | Kisruh PPP | Jokowi | Prabowo
Pernyataan itu disampaikan Busyro berkaitan dengan dorongan Ketua KPK Abraham Samad untuk menjadi calon wakil presiden bagi Joko Widodo atau Jokowi. Busyro mengatakan benar-tidaknya rumor hingga keputusan untuk menerima atau menolak pinangan sebagai cawapres Jokowi ada di tangan Abraham Samad.
Tapi, secara pribadi, Busyro meminta Abraham Samad tak menerima tawaran tersebut. Sebab, ia menilai lebih baik Samad merampungkan dulu jabatannya sebagai orang nomor satu di lembaga antikorupsi itu. "Saya menyatakan kepada dia, sebaiknya menyempurnakan tugasnya sampai akhir 2015," ujar Busyro.
BUNGA MANGGIASIH
Topik terhangat:
Hadi Poernomo | Pelecehan Siswa JIS | Kisruh PPP | Jokowi | Prabowo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar